Masih Ditetapkan PPKM Level 4, Penanganan Covid – 19 Kota Sukabumi Terus Membaik

Penentuan level pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mengacu pada indikator Penyesuaian Upaya-Upaya Kesehatan Masyarakat dan Upaya-Upaya Sosial dalam penanggulangan pandemi yang diadaptasi dari rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Indikator tersebut antara lain kasus konfirmasi harian, tingkat keterisian fasilitas isolasi di rumah sakit, dan jumlah kematian akibat COVID – 19. Tiga indikator tersebut dijadikan sebagai ukuran untuk menentukan tingkat transmisi komunitas yang diukur dalam jangka waktu satu minggu. Hasil pengukuran  tersebut akan diperbandingkan dengan kapasitas respon yang menentukan level PPKM suatu daerah. Berdasarkan keterangan lainnya, pencapaian vaksinasi pun dijadikan acuan dalam penilaian level PPKM.

Situasi penanganan covid – 19 di Kota Sukabumi jika diukur dalam masa perpanjangan PPKM Level 4 tanggal 17 – 23 Agustus 2021, menunjukkan perbaikan. Fasilitas isolasi rumah sakit pada 17 Agustus  diisi oleh 102 orang pasien, namun pada 23 Agustus 2021, turun menjadi 69 orang pasien yang menjalani perawatan dirumah sakit. Meski dalam jangka waktu tersebut tercatat 265 kasus konfirmasi dan 3 kematian akibat covid – 19, tetapi jumlah kesembuhan bertambah 320 orang atau mencapai 93,7 %. Adapun capaian vaksinasi pada 15 Agustus 2021 untuk dosis pertama mencapai 99.589, sedangkan pada 22 Agustus 2021 bertambah 7.524 orang menjadi 107.113 orang atau 39,7 % dari target vaksinasi. Dari jumlah tersebut 57.288 orang telah mendapatkan dua dosis vaksinasi.

Saat ditemui terpisah pada Selasa, 24 Agustus 2021 dalam pencanangan vaksinasi covid – 19 untuk disabilitas, Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, mengatakan ia akan segera berdiskusi dengan berbagai pihak terkait status Kota Sukabumi yang masih ditempatkan pada PPKM level 4, karena dari berbagai data yang ada, seharusnya status Kota Sukabumi sudah turun level.

Leave a Reply