WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENYAMPAIKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI TAHUN 1438 HIJRIYAH

Reporter : ENDANG SUMARDI

Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. dan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., atas nama pribadi dan keluarga serta Pemerintah Kota Sukabumi, menyampaikan selamat Hari Raya Idul Fitri Tahun 1438 Hijriyah, seraya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin yang sebesar-besarnya, kepada seluruh lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, dari berbagai kesalahan dan kealfaan. Karena selaku manusia biasa, tidak luput dari berbagai kesalahan dan kealfaan, serta tindakan dan ucapan yang kurang berkenan.

Dijelaskannya, Hari Raya Idul Fitri, merupakan hari yang sangat dinantikan oleh seluruh umat Islam. Karena pada hari tersebut, Alloh membukakan pintu maaf yang maha luas kepada hambanya, yang telah dengan ikhlas menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh pada Bulan Suci Ramadhan. Oleh karenanya, sesuai dengan namanya idul fitri, pada hari tersebut umat Islam kembali kepada kefitrian dan kesucian.

Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, menghimbau kepada seluruh lapisan warga masyarakat khususnya ummat Islam di Kota Sukabumi, untuk merenungkan kembali makna kefitrian dan kesucian yang diraih, serta ibadah puasa yang telah dijalankan, untuk bekal kehidupan yang lebih baik pada masa-masa mendatang.

Sedangkan bagi jajaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, dengan kefitrian dan kesucian yang diraih, dapat menjadi penggerak utama, khususnya dalam mengkristalkan nilai-nilai ibadah puasa yang telah dilaksanakan. Diantaranya melalui peningkatan disiplin dalam berbagai dimensi, peningkatan kualitas pelayanan, serta berani mengambil sikap dalam memberi suri tauladan, untuk aktif memperbaiki kondisi mental dan spiritual warga masyarakat.

Dijelaskan pula, ibadah puasa yang telah dijalankan oleh segenap umat Islam, telah memberikan hikmah dan pelajaran yang sangat berharga. Sebab selama satu bulan penuh, seluruh umat Islam telah dididik untuk hidup disiplin, serta sabar dan peduli terhadap sesama umat. Namun demikian, bernilainya ibadah tersebut, akan sangat ditentukan oleh perwujudan dan pengaplikasian pesan moral puasa dalam kehidupan sehari-hari, dan hal ini akan terlihat pada perubahan perilaku umat Islam tersebut, setelah melaksanakan ibadah puasa.

Selain itu juga dijelaskan, orang yang ikhlas dan bersungguh-sungguh melaksanakan ibadah puasa, tentu akan bersungguh-sungguh memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas hidup, setelah bulan Ramadhan. Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi mengharapkan, berbagai ibadah yang dilaksanakan oleh seluruh umat Islam selama Bulan Suci Ramadhan, dapat diterima oleh Yang Maha Kuasa, Alloh Aza Wa Zalla. Selain itu, juga dapat memiliki nilai spiritual yang tinggi, tidak hanya sebatas pada menahan lapar dan haus atau dahaga saja.