IBADAH PUASA RAMADHAN YANG TELAH DIJALANI TELAH MEMBERIKAN PELAJARAN YANG SANGAT BERHARGA

Reporter : ENDANG SUMARDI

Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. menandaskan, Ibadah Puasa Ramadhan yang telah dijalani oleh segenap umat Islam, telah memberikan pelajaran yang sangat berharga. Sebab dengan Ibadah Puasa Ramadhan, telah dilatih untuk bisa memanaje aspek emosional, sekaligus diajar untuk mematangkan aspek intelektual, serta dituntut untuk bisa mematangkan dan meningkatkan aspek spiritualitas. Oleh karenanya, puasa merupakan salah satu wahana yang sangat efektif, dalam rangka memotivasi segenap umat Islam, untuk melakukan kesalehan sosial, berperilaku produktif, berlatih sabar dan memberi maaf kepada sesama umat manusia.

Penandasan Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan dalam sambutan, sesaat sebelum melaksanakan Ibadah Sholat Idul Fitri, 1 Syawal 1438 Hijriyah, di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, beserta Wakil Walikota Sukabumi, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sukabumi, unsur Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Sukabumi, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Asisten Daerah dan Staf Ahli Walikota Sukabumi, para Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, dan puluhan ribu umat Islam, yang memenuhi Lapangan Merdeka Kota Sukabumi, serta ruas Jalan Veteran II, Jalan R.E. Martadinata dan Jalan Perintis Kemerdekaan.

Ditandaskan pula, bernilainya ibadah puasa akan sangat ditentukan oleh perwujudan serta pengaplikasian  pesan  moral puasa, dalam kehidupan sehari-hari. Dan hal tersebut akan terlihat pada perubahan perilaku, setelah menjalankan ibadah puasa. Selain itu juga dijelaskan, orang yang ikhlas dan sungguh-sungguh dalam melaksanakan ibadah puasa, tentu akan sungguh-sungguh dalam memperbaiki diri, sekaligus meningkatkan kualitas hidup setelah Bulan Ramadhan berlalu.

Walikota Sukabumi mengatakan, segenap umat Islam tentu merasa prihatin, karena pesan moral agama yang demikian luhur tersebut, dalam realitas kehidupan sehari-hari sering bertolak belakang, bahkan ada kalanya disalahpahami, termasuk oleh umat Islam sendiri. Untuk itu, Walikota Sukabumi mengharapkan, semangat ibadah puasa yang telah dijalani serta Idul Fitri yang sedang dirayakan bersama, benar-benar dapat mendatangkan kesejukan terhadap jiwa dan akan lebih membumikan ajaran Islam yang lembut, penuh kedamaian dan kasih sayang, serta menjadi rahmatan lil alamiin atau menjadi rahmat bagi sekalian alam semesta.

Selain itu, Walikota Sukabumi juga mengatakan, Islam adalah agama yang penuh dengan empati, serta senantiasa menganjurkan kepada umatnya untuk memperhatikan nasib dan penderitaan orang lain. Dalam konteks ini, ajaran Islam menggenapkan kewajiban ibadah puasa dengan kewajiban menunaikan zakat fitrah, untuk disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerimanya.

Dikatakan pula, kewajiban membayar zakat fitrah di penghujung Bulan Ramadhan, mempunyai dampak yang sangat besar, khususnya dalam upaya menumbuhkan kesadaran sosial dan kasih sayang terhadap sesama umat manusia, serta dalam upaya mewujudkan suasana kehidupan yang senantiasa saling tolong menolong dan penuh kebersamaan. Apabila esensi kehidupan yang diajarkan oleh Islam ini dapat mewarnai sendi-sendi kehidupan warga masyarakat dan bangsa Indonesia, niscaya kedamaian hidup dan keadilan sosial di Indonesia akan terwujud dengan baik dan lancar.