DISKOMINFO DAN BAPPEDA KOTA SUKABUMI MELAKSANAKAN SOSIALISASI TENTANG RENCANA AKSI SMART CITY

Reporter : ENDANG SUMARDI

Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) Kota Sukabumi dan Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kota Sukabumi, hari Selasa, 11 Juli 2017, bertempat di Ruangan Pertemuan Bappeda Kota Sukabumi, melaksanakan sosialisasi tentang Rencana Aksi Smart City, yang dihadiri Kepala Diskominfo Kota Sukabumi beserta jajarannya, Kepala Bappeda Kota Sukabumi beserta jajarannya, Disporapar (Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata) Kota Sukabumi, Bagian Perekonomian, Pembangunan dan Kerjasama Daerah Setda Kota Sukabumi, serta para akademisi dari berbagai universitas dan perguruan tinggi se Kota Sukabumi.

Dalam paparannya, Kepala Diskominfo Kota Sukabumi, Drs. Gabril Sukarman, M.Pd. menjelaskan, bahwa dalam pemeringkatan Smart City yang dilaksanakan beberapa waktu oleh Kemenkominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) RI, Kota Sukabumi menempati peringkat 8 kota yang siap mengimplementasikan konsep smart city, sekaligus menjadi salah satu kota dari 25 kota dan kabupaten pertama di Indonesia, yang akan mendapat bimbingan dari pihak Kemenkominfo RI, untuk membuat master plan smart city dan quick win. Selain itu juga dijelaskan, pemeringkatan tersebut merupakan salah satu upaya Kemenkominfo RI, untuk menyeragamkan konsep smart city se Indonesia, tanpa melupakan karakteristik khas setiap daerah masing-masing.

Dijelaskan pula, smart city bukan hanya pemanfaatan teknologi informasi atau membuat aplikasi komputer saja, tapi memiliki pengertian yang sangat luas, seperti pembangunan ruang publik yang tepat sasaran, dan pembangunan infrastruktur jalan yang dapat membantu arus lalu lintas lebih lancar, merupakan salah satu parameter smart city. Adapun maksud dan tujuan dari konsep smart city ini, yakni untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat. Dengan demikian, konsep smart city ini bukan milik Diskominfo saja, tapi milik seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) serta instansi dan lembaga yang terlibat di dalamnya. Lebih jauh Kepala Diskominfo Kota Sukabumi menjelaskan, hasil pemeringkatan Kemenkominfo RI tersebut, menjadikan salah satu prioritas smart city di Kota Sukabumi, diantaranya memberdayakan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), sesuai dengan visi Kota Sukabumi sebagai kota jasa.

Disamping itu, Kepala Diskominfo Kota Sukabumi juga mengatakan, Bappeda Kota Sukabumi telah membuat linimasa atau timeline, tentang konsep smart city, melalui tiga acuan utama, yakni smart governance, smart living, smart people, smart environtment dan smart economy. Ketiga acuan utama tersebut, akan dimulai pada tahun 2017 ini. Dikatakan pula, salah satu parameter untuk smart governance, yakni pembenahan database PNS Kota Sukabumi, dengan memanfaatkan teknologi informasi, dan smart economy, yakni memberdayakan UMKM melalui teknologi informasi dan pemanfaatan teknologi informasi untuk pajak daerah, serta smart living, untuk meningkatkan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) melalui pendidikan.

Sosialisasi tentang Rencana Aksi Smart City ini, dilanjutkan diskusi dan tanya jawab, serta saran dan masukan, tentang prioritas pembangunan smart city, yang tidak hanya berorientasi pada aplikasi komputer saja. Sedangkan langkah dan upaya selanjutnya dari sosialisasi ini, yakni membentuk Tim Smart City Tingkat Kota Sukabumi, serta bimbingan teknis dari Kemenkominfo RI, yang menurut rencana akan dimulai pada bulan Juli 2017 ini.