SAMPAI SAAT INI KOTA SUKABUMI DAN SEKITARNYA MASIH BELUM BISA TERLEPAS DARI MASALAH SAMPAH

Reporter : ENDANG SUMARDI

Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. menandaskan, sampai saat ini, Kota Sukabumi dan sekitarnya masih belum bisa terlepas dari masalah sampah, salah satunya sampah kertas koran bekas. Karena koran senantiasa diproduksi dan dibutuhkan oleh masyarakat setiap hari. Hal tersebut menyebabkan, volume sampah kertas koran bekas ini relatif sangat besar. Padahal berdasarkan penelitian dan pengalaman di lapangan, sampah kertas koran ini merupakan material yang potensial, untuk dimanfaatkan menjadi berbagai jenis produk daur ulang.

Penandasan Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan sekaligus membuka secara resmi Kegiatan Pelatihan Limbah Koran Bagi Kaum Wanita, yang dilaksanakan Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Kota Sukabumi selama 2 hari, tepatnya pada tanggal 17 dan 18 Juli 2017, di Hotel Horison Kota Sukabumi, dengan mangambil tema, Melalui Pelatihan Keterampilan Kaum Wanita, Kita Wujudkan Tenaga Yang Profesional.

Dikatakannya, pada era sekarang setiap orang harus mampu berkreasi, khususnya dalam mengolah sampah dan limbah, salah satunya melalui keterampilan membuat kerajinan dari sampah dan limbah. Karena masalah sampah dan limbah ini, sudah menjadi masalah global. Untuk itu Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya Kegiatan Pelatihan Limbah Koran Bagi Kaum Wanita ini, selain dapat mengurangi volume sampah kertas koran bekas, juga dapat memperoleh data dan informasi, serta dapat memberikan gambaran yang kongkrit, tentang usaha sampah kertas koran bekas, khususnya di Kota Sukabumi.

Sementara Ketua Panitia Penyelenggara, Manurung menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya Kegiatan Pelatihan Limbah Koran Bagi Kaum Wanita ini, untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan kaum wanita, khususnya dalam melakukan kreasi membuat produk kerajinan dari bahan baku sampah kertas koran bekas, sebagai salah satu upaya memanfaatan sampah kertas koran bekas, menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis, untuk meningkatkan kesejahteraan para perajin dan warga masyarakat, di lingkungannya masing-masing.

Selain itu, juga untuk mengurangi volume sampah kertas koran bekas di setiap lingkungan pemukiman warga masyarakat, karena dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomis, untuk menopang perekonomian keluarga. Adapun peserta yang mengikuti Pelatihan Limbah Koran ini, seluruhnya berjumlah 21 orang, dari 7 Kecamatan se Kota Sukabumi, dengan tingkat pendidikan, terdiri dari 5 orang S-1, 1 orang D-2, dan 15 orang SMA.