WALIKOTA SUKABUMI MENINJAU PELAKSANAAN IMUNISASI CAMPAK DAN MR GRATIS TAHUN 2017

Reporter : ENDANG SUMARDI

Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., didampingi para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) serta instansi dan lembaga terkait, meninjau sejumlah sekolah di wilayah Kota Sukabumi, yang melaksanakan Imunisasi Campak dan MR (Measles Rubella) Gratis Tahun 2017 Tingkat Kota Sukabumi, untuk siswa SD dan SMP sederajat, tepatnya tanggal 1 Agutus 2017. Imunisasi Campak dan MR Gratis yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Kesehatan Kota Sukabumi ini, dijadualkan berlangsung selama 1 bulan penuh, tepatnya dari tanggal 1 sampai dengan 31 Agustus 2017. Sedangkan pada Bulan September 2017 mendatang, Imunisasi Campak dan MR Gratis ini, akan dilaksanakan di setiap Posyandu, Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya di wilayah Kota Sukabumi, untuk bayi dan anak yang belum sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi menjelaskan, penyakit MR ini belum dikenal oleh warga masyarakat. Padahal penyakit MR ini sangat perlu diketahui oleh warga masyarakat, untuk mengantisipasi dan mengurangi dampak dari penyakit tersebut. Untuk itu, Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, terus berupaya optimal melakukan sosialisasi dan Imunisasi Campak dan MR Gratis, kepada warga masyarakat Kota Sukabumi. Adapun target dari pelaksanaan Imunisasi Campak dan MR ini, harus mencapai sebanyak 90 ribu warga masyarakat Kota Sukabumi, dari mulai anak usia 6 bulan sampai dengan 15 tahun.

Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Sukabumi menghimbau kepada segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal dan berpartisipasi secara aktif mendukung sekaligus menyukseskan pelaksanaan Imunisasi Campak dan MR di Kota Sukabumi, yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, tepatnya pada Bulan Agustus dan September 2017 mendatang.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr. Hj. Ritanenny Edlien Silyena Mirah menjelaskan, vaksin yang digunakan dalam Imunisasi Campak dan MR ini, telah mendapat rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization), dan izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) RI. Sedangkan Vaksin MR ini, sebesar 95 persen sangat efektif untuk mencegah penyakit Campak dan MR, serta aman dan telah digunakan di 141 negara.

Untuk itu, pemerintah terus berupaya optimal, agar seluruh bayi dan anak berusia 6 bulan sampai dengan 15 tahun, divaksin Campak dan MR, untuk mengantisipasi dan mencegah virus penyakit tersebut. Sedangkan untuk dewasa, tidak diberi vaksin tersebut, karena sudah kebal, sebab pada waktu kecil pernah terkena virus penyakit tersebut atau sudah diimunisasi.