MAKNA DARI WAWASAN KEBANGSAAN DIANTARANYA MEMAHAMI PERBEDAAN

Reporter : ENDANG SUMARDI

Seperti ditandaskan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Dr. H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., selaku Ketua Yayasan Dikti (Pendidikan Tinggi) Kusumah Bangsa serta Dewan Penasehat Menwa (Resimen Mahasiswa) Sukabumi, makna dari wawasan kebangsaan diantaranya memahami perbedaan, saling menghargai dan jujur dalam berbagai hal, serta tidak boleh saling mendustai. Hal tersebut harus senantiasa diterapkan oleh segenap lapisan warga masyarakat, khususnya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Penandasan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi tersebut, disampaikan saat menyampaikan materi wawasan kebangsaan, pada acara simposium kebangsaan dan bhakti sosial, tepatnya tanggal 29 Juli 2017, di Aula Politeknik Sukabumi, Jalan Babakan Sirna Nomor 25, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) Kota Sukabumi, Drs. Gabril Sukarman, M.Pd., selaku Direktur Politeknik Sukabumi, Civitas Akademika Politeknik Sukabumi dan STIKES (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan) Sukabumi, serta para tamu undangan lainnya.

Acara simposium kebangsaan dan bhakti sosial yang mengambil tema Peran Pemuda dalam Mengawal Nilai-Nilai Kebangsaan ini, diikuti oleh 350 orang pelajar dan mahasiswa, dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi se Kota Sukabumi.

Menyinggung masalah kesejahteraan warga masyarakat, menurut Sekretaris Daerah Kota Sukabumi tidak terlepas dari masalah kesehatan. Untuk itu, Pemerintah Kota Sukabumi senantiasa berupaya optimal meningkatkan pelayanan publik khususnya dalam bidang kesehatan, diantaranya melalui Inovasi CETEK (Cukup E-KTP dan Kartu Keluarga) Pelayanan Gratis di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) AL-Mulk Kota Sukabumi, bagi warga masyarakat Kota Sukabumi.

Dijelaskannya, Inovasi CETEK Pelayanan Gratis di RSUD AL-Mulk Kota Sukabumi ini, masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional Tahun 2017, yang ditetapkan oleh KemenPAN-RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) RI.

Sedangkan dalam bidang pendidikan tinggi, Pemerintah Kota Sukabumi sudah lama memiliki Yayasan Dikti Kusuma Bangsa, yang menyediakan fasilitas biaya kuliah murah di Kota Sukabumi, baik di Politeknik Sukabumi maupun di STIKES Sukabumi.