DINAS SOSIAL KOTA SUKABUMI MELAKUKAN PEMBINAAN KEPADA KELOMPOK BERESIKO TINGGI WPS

Reporter : ENDANG SUMARDI

Dinas Sosial Kota Sukabumi bekerjasama dengan KPA (Komisi Penanggulangan AIDS) Kota Sukabumi dan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, melakukan pembinaan dan pendampingan serta penjangkauan kepada kelompok beresiko tinggi WPS (Wanita Pekerja Seks) yang mangkal di beberapa hotspot, untuk diperiksa kesehatannya.

Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., selaku Ketua KPA Kota Sukabumi menandaskan, kendati pembinaan dan pendampingan serta penjangkauan kepada kelompok beresiko tinggi WPS yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Sukabumi ini belum menyeluruh terhadap populasi kunci, namun langkah dan upaya yang dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Sukabumi ini sudah bagus.

Selain itu juga ditandaskan, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan dalam melakukan pembinaan dan pendampingan serta penjangkauan kepada kelompok beresiko tinggi WPS ini, pihak KPA Kota Sukabumi sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Sukabumi, untuk berupaya optimal merubah paradigma razia, dengan pendekatan langsung ke populasi kunci.

Adapun hasil dari pendataan WPS yang dilakukan Dinas Sosial Kota Sukabumi, seluruhnya berjumlah 39 orang, serta kebanyakan berasal dari luar Kota Sukabumi. Dikatakannya, untuk mengatasi masalah WPS ini, merupakan tugas dan tanggungjawab semua pihak, yakni pemerintah, instansi dan lembaga terkait serta segenap lapisan warga masyarakat.

Untuk itu, KPA Kota Sukabumi akan senantiasa berupaya optimal melakukan koordinasi dengan seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) serta instansi dan lembaga terkait lainnya, dalam melakukan pembinaan dan pendampingan serta penjangkauan kepada populasi kunci, supaya tidak menularkan penyakit menular HIV-AIDS dan IMS (Infeksi Menular Seksual).

Sementara Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Drs. H. Bude Daryana, M.Si. menjelaskan, pembinaan dan pendampingan serta penjangkauan kepada kelompok beresiko tinggi WPS ini, akan dijadikan bahan evaluasi untuk pelaksanaan program selanjutnya. Karena dari target sebanyak 20 orang WPS, hanya 11 orang WPS yang terjaring. Dijelaskan pula, pembinaan dan pendampingan serta penjangkauan kepada kelompok beresiko tinggi WPS ini, diisi pengarahan dan pemeriksaan HIV-AIDS oleh tim dari KPA Kota Sukabumi dan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi.