GERAKAN PRAMUKA MERUPAKAN GARDA TERDEPAN PEREKAT PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA

Reporter : ENDANG SUMARDI

Ketua Kwarnas (Kwartir Nasional) Gerakan Pramuka, DR. Adhyaksa Dault, S.H., M.Si. menandaskan, Gerakan Pramuka yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Pulau Rote, dari pelosok Desa terpencil sampai ke Kota dan Perwakilan Luar Negeri di Kedutaan Besar dan Konsulat Jenderal, merupakan garda terdepan perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Pendidikan kepramukaan yang mendasarkan pada Satya dan Darma Pramuka, harus benar-benar tertanam dalam hati setiap insan Pramuka, sebagai pedoman bersikap dan berprilaku.

Penandasan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka tersebut, disampaikan Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., selaku Ketua Mabicab (Majelis Pembimbing Cabang) Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, pada Peringatan Hari Pramuka Ke 56 Tahun 2017 Tingkat Kota Sukabumi, tanggal 14 Agustus 2017, di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi selaku Wakil Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Kepala Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi, unsur Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Sukabumi, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, para Ketua Mabiran dan Mabigus Gerakan Pramuka, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi, para Ketua Kwaran dan Mabigus, para Ketua Saka, para Pelatih, Pembina, Pamong dan Instruktur Gerakan Pramuka, serta para Mitra Gerakan Pramuka dan para tamu undangan lainnya.

Ditandaskan pula, Gerakan Kepanduan sebagai cikal bakal Gerakan Pramuka, telah ada di bumi pertiwi sejak masa penjajahan Belanda, tepatnya pada tahun 1912, dengan nama kelompok, baik berdasarkan nama etnik maupun keagamaan. Namun yang sangat penting dipahami, yakni filosofi dan nilai-nilai kepramukaan digali dari bangsa dan kebudayaan Indonesia, yang waktunya bersamaan dengan berkembangnya Gerakan Kepanduan Dunia, yang dirintis oleh Sir Baden Powell, di Inggris, setelah para Pandu Indonesia yang merintis Sumpah Pemuda Tahun 1928 dan mendorong Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 1945, dan kemudian berkembang menjadi banyak Organisasi Kepanduan. Presiden RI, Soekarno melihat potensi dan militansi kepanduan yang perlu dipupuk menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa, Bung Karno menyatukan organisasi-organisasi kepanduan itu menjadi Gerakan Pramuka, dengan diterbitkannya Keputusan Presiden RI Nomor 238 Tahun 1961.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi menyerahkan SK (Surat Keputusan) Pengangkatan Pelatih Pramuka kepada 6 orang, TP2D (Tanda Penghargaan Peserta Didik) Pramuka Garuda kepada 4 orang Pramuka Siaga, Penghargaan dan Trophy kepada para juara lomba dari mulai Tingkat Kota Sukabumi, Propinsi Jawa Barat, Nasional dan Internasional, serta Penghargaan kepada para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) sebagai nara sumber pada Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) Pramuka di Kota Sukabumi.