SELURUH SKPD DI KOTA SUKABUMI SUDAH SIAP MEREALISASIKAN SMART CITY

Reporter : ENDANG SUMARDI

Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. menandaskan, seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi sudah siap merealisasikan smart city. Karena seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi  sudah memiliki aplikasi sendiri, namun belum terintegritas dalam satu sistem. Ditandaskan pula, apabila sudah terintegritas dalam satu sistem, warga masyarakat akan lebih mudah mengakses berbagai informasi yang dibutuhkan.

Penandasan Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memimpin Rapat Rencana Aksi Smart City Kota Sukabumi Tahun 2017-2025, tepatnya tanggal 22 Agustus 2017, di Operation Room Setda Kota Sukabumi, didampingi Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Dr. H.M.N. Hanafie Zain, M.Si.

Walikota Sukabumi menjelaskan, perpaduan antara RPJP (Rencana Pembangunan Jangka Panjang) Kota Sukabumi Tahun 2015-2025 dengan Konsep Smart City Tahun 2017-2025 ini, melahirkan 5 pilar. Antara lain Smart Governance untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan, Informatif dan responsif, Smart Living untuk mewujudkan Kota Sukabumi yang sehat dan pelayanan yang baik, Smart People untuk meningkatkan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) melalui pendidikan, Smart Ekonomi untuk menumbuhkan produktivitas dengan kewirausahaan dan semangat inovasi, serta Smart Environment untuk meningkatkan kualitas manajemen SDA (Sumber Daya Alam) yang ramah lingkungan.

Dijelaskan pula, saat ini Kota Sukabumi merupakan salah satu kota di Indonesia, yang berkomitmen untuk mengimplementasikan smart city, serta menempati peringkat 8 dari 25 kota dan kabupaten yang menjadi proyek percontohan smart city di Indonesia.

Lebih jauh Walikota Sukabumi menjelaskan, pengertian smart city ini sangat luas, diantaranya smart lingkungan, pendidikan dan kesehatan. Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah Pusat melalui Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional), Kemenkomin­fo (Kementerian Komunikasi dan Informatika), Kemndagri (Kementerian Dalam Negeri) dan KemenPAN-RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) sudah membentuk sebuah tim, dan salah satunya Kota Sukabumi menempati posisi 10 besar, dalam kesiapan dan beberapa aspek yang dinilai memenuhi persyaratan sebuah kota menjadi smart city.

Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya Rapat Rencana Aksi Smart City Kota Sukabumi Tahun 2017-2025 ini, Kota Sukabumi bisa lebih melakukan pembenahan dalam berbagai aspek, untuk menuju smart city, termasuk adanya peran serta masyarakat dan kesiapan SDM yang lebih mumpuni, dan diharapkan outputnya dapat dimanfaatkan oleh semua pihak, untuk memajukan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi.