BPBD KOTA SUKABUMI BELUM MELIKI PRASARANA DAN SARANA TRC BENCANA

Reporter : ENDANG SUMARDI

Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Dr. H.M.N. Hanafie Zain, M.Si. menandaskan, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Sukabumi, hingga saat ini belum memiliki prasarana dan sarana TRC (Tim Reaksi Cepat) Bencana, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan dalam melaksanakan penanganan dan penanggulangan bencana di wilayah Kota Sukabumi. Penandasan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi tersebut, disampaikan saat menerima secara resmi Kunker (Kunjungan Kerja) Anggota Komisi VIII DPR RI dari Dapil (Daerah Pemilihan) Kota dan Kabupaten Sukabumi, Desy Ratnasari, ke BPBD Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 4 Agustus 2017. Untuk itu, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi didampingi Kepala Unsur Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Drs. Asep Suhendrawan dan Sekretaris BPBD Kota Sukabumi, Sandra Utama Teguh, S.Kom., memohon kepada Anggota Komisi VIII DPR RI tersebut, untuk memperhatikan dan memperjuangkan prasarana dan sarana TRC Bencana bagi BPBD Kota Sukabumi kepada Pemerintah Pusat.

Dijelaskannya, prasarana dan sarana yang dimiliki oleh BPBD Kota Sukabumi, secara keseluruhan dapat dikatakan masih sangat kurang. Diantaranya, selain prasarana dan sarana TRC Bencana, juga Mobil Damkar (Pemadan Kebakaran), Alat Berat Beko Kecil dan Loder Kecil. Prasarana dan sarana tersebut, sangat dibutuhkan oleh BPBD Kota Sukabumi, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan dalam melaksanakan penanganan dan penanggulangan bencana di wilayah Kota Sukabumi. Karena bencana yang sering terjadi di wilayah Kota Sukabumi, yakni bencana tanah longsor, banjir dan kebakaran.

Dalam pada itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, Desy Ratnasari, mengatakan, pihaknya akan ber-upaya optimal memperhatikan dan mengawal sekaligus memperjuangkan prasana dan sarana yang dibutuhkan oleh BPBD Kota Sukabumi kepada Pemerintah Pusat, termasuk mendorong pelaksanaan Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) bagi seluruh Anggota TRC Bencana BPBD Kota Sukabumi. Karena seluruh Anggota TRC Bencana, harus memiliki keakhlian khusus, diantaranya harus memiliki pengetahuan, kemampuan dan keterampilan dalam melakukan penanganan bencana.

Dikatakan pula, setelah beberapa kali melakukan Kunker ke BPBD Kota Sukabumi, Anggota Komisi VIII DPR RI tersebut membenarkan, bahwa prasarana dan sarana masih banyak yang belum dimiliki oleh BPBD Kota Sukabumi. Untuk itu, Anggota Komisi VIII DPR RI tersebut, akan menjelaskan kondisi BPBD Kota Sukabumi kepada BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), supaya prasarana dan sarana yang dibutuhkan oleh BPBD Kota Sukabumi dapat segera dibantu dan direalisasikan, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan BPBD Kota Sukabumi, dalam melakukan penanganan dan penanggulangan bencana di Kota Sukabumi.