USIA 70 TAHUN ADALAH USIA YANG SUDAH MATANG BAGI GERAKAN KOPERASI

Reporter : ENDANG SUMARDI

Usia 70 tahun adalah usia yang sudah matang bagi gerakan koperasi, untuk merealisasikan cita-citanya, yakni menyejahterakan anggota dan masyarakat, serta menjadikan koperasi sebagai soko guru perekonomian di Indonesia. Demikian disampaikan Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., saat memberi sambutan sekaligus membuka secara resmi Seminar Perkoperasian, dalam rangka memperingati Hari Koperasi Ke 70 Tahun 2017 Tingkat Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 30 Agustus 2017, di BBPBAT (Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar) Kota Sukabumi.

Dijelaskannya, sebagai gambaran, koperasi di Indonesia berjumlah 209.488 unit, serta menurut pemeringkatan ICA (International Coorperative Alliance), hanya ada satu koperasi Indonesia yang masuk 300 Koperasi terbaik dunia, yakni Koperasi Telkomsel. Sedangkan di Kota Sukabumi, saat ini berjumlah 308 unit koperasi, yakni yang aktif 187 unit dan yang tidak aktif 121 unit. Adapun yang telah melaksanakan RAT (Rapat Anggota Tahunan) sebanyak 68 unit koperasi, jumlah anggota sebanyak 23.748 orang, jumlah simpanan anggota Rp. 63,74 milyar, modal luar Rp. 122,55 milyar, volume usaha Rp. 336,45 milyar, aset Rp. 292,51 milyar dan SHU (Sisa Hasil Usaha) Rp. 9,43 milyar.

Walikota Sukabumi mengharapkan, koperasi harus mampu bersaing menjadi yang terbaik, dengan melakukan berbagai perubahan, baik internal maupun eksternal, serta harus berani mengambil langkah baru, untuk menentukan dan mengambil keputusan penting, dalam menciptakan perubahan dan bertahan dalam lingkungan yang penuh persaingan. Selain itu, koperasi juga dituntut untuk dapat melakukan inovasi secara terus menerus, karena kebutuhan anggota dan masyarakat bersifat dinamis dan bergerak mengikuti model bisnis baru.

Dikatakannya, keberadaan koperasi ditengah-tengah masyarakat sangat penting, serta banyak potensi anggota yang dapat dimaksimalkan, sehingga kehadiran koperasi yang bertujuan meningkatkan perekonomian seluruh anggota koperasi, mengatasi kemiskinan dan kesenjangan ekonomi dapat tercapai. Hadir pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd, Nara Sumber dari Dekopin (Dewan Koperasi Indonesia), Dr. Agung Sujatmoko, para Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait, serta para tamu undangan lainnya.