SATPOL PP KOTA SUKABUMI BERHASIL MENYITA 360 ROKOK BERBAGAI MEREK ILEGAL

Reporter : ENDANG SUMARDI

Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Kota Sukabumi, sudah selesai melaksanakan Operasi Rutin Tahunan Rokok di wilayah Kota Sukabumi, yang didanai dari DBHCHT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau) Tahun 2017, dan hanya tinggal melakukan evaluasi pada akhir tahun 2017. Dalam operasi tersebut, Satpol PP Kota Sukabumi berhasil menyita 360 rokok berbagai merek ilegal. Kepala Dinas Pol PP Kota Sukabumi, Yadi Mulyadi, S.STP., M.Si. menandaskan, ke 360 rokok berbagai merek ilegal tersebut tanpa cukai, sudah kedaluwarsa dan diindikasikan memakai cukai palsu. Selain itu, juga ada beberapa merek rokok asli, namun dipalsukan dan hampir mirip dengan aslinya.

Ditandaskan pula, ke 360 rokok yang berhasil disita tersebut, banyak ditemukan di warung-warung kecil. Sedangkan untuk menghindari adanya kerugian bagi para pemilik warung, seluruh rokok yang berhasil disita tersebut dibeli oleh aparat Satpol PP Kota Sukabumi, sesuai dengan harga yang dibeli oleh para pemilik warung dari distributor atau sales. Adapun rokok-rokok ilegal yang beredar di wilayah Kota Sukabumi ini, kebanyakan berasal dari daerah Jawa. Sedangkan untuk rokok ilegal lokal yang diproduksi di wilayah Sukabumi, hingga ini Satpol PP Kota Sukabumi belum menemukannya.

Lebih jauh Kepala Dinas Pol PP Kota Sukabumi menandasklan, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan operasi tersebut, pihak Dinas Pol PP Kota Sukabumi memberdayakan para Kasi Tramtib (Ketentraman dan Ketertiban) Kelurahan se Kota Sukabumi, untuk bersama-sama melaksanakan operasi tersebut, sekaligus memberi edukasi kepada segenap lapisan warga masyarakat dan para pemilik warung, agar tidak membeli dan menjual rokok ilegal. Maksud dan tujuannya, untuk menghindari dan menekan peredaran rokok ilegal di wilayah Kota Sukabumi. Karena keberadaan rokok tersebut sangat merugikan pemerintah, sebab tidak membayar bea cukai.

Menyinggung sanksi bagi para distributor yang mengedarkan rokok-rokok ilegal di wilayah Kota Sukabumi, menurut Kepala Dinas Pol PP Kota Sukabumi, saat ini pihaknya belum menerapkannya, karena masih dalam tahapan edukasi dan persuasif. Namun untuk ke depannya akan diformulasikan sekaligus diterapkan, supaya ada efek jera bagi para distributor yang mengedarkan rokok-rokok ilegal, khususnya di wilayah Kota Sukabumi.