PEMERINTAH KOTA SUKABUMI SENANTIASA MENDUKUNG KEBANGKITAN ZAKAT DI KOTA SUKABUMI

Reporter : ENDANG SUMARDI

Pemerintah Kota Sukabumi, senantiasa mendukung kebangkitan dan gerakan sadar zakat di Kota Sukabumi. Demikian disampaikan Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., usai menjadi Nara Sumber, pada Seminar Kebangkitan Zakat Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 26 September 2017, di Graha Qolbun Salim Masjid Agung Kota Sukabumi. Seminar yang dilaksanakan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kota Sukabumi ini, mengambil tema, Gerakan Sadar Zakat Mewujudkan Kota Sukabumi Berperadaban Zakat.

Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi, atas nama pribadi dan Kepala Daerah serta pemerintah dan warga masyarakat Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Baznas Kota Sukabumi, yang telah berupaya optimal menyelenggarakan seminar ini, sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar. Diharapkannya, dengan dilaksanakannya seminar ini, dapat membangkitkan dan menyadarkan seluruh umat Islam di Kota Sukabumi yang sudah memiliki kemampuan, dalam setiap membayar zakat senantiasa disalurkan melalui Baznas Kota Sukabumi, untuk dihimpun dan dikelola serta digunakan dan diberdayakan, khususnya dalam mengatasi, menanggulangi dan mengurangi kemiskinan di Kota Sukabumi, secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam pada itu, Ketua Baznas Kota Sukabumi, Ir. H. Fifi Kusumajaya, M.M. menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya seminar ini, sebagai salah satu upaya Baznas Kota Sukabumi, dalam mewujudkan sekaligus meningkatkan kebangkitan dan gerakan sadar zakat di Kota Sukabumi. Adapun sasaran dari pelaksanaan seminar ini, yakni para muzakki di Kota Sukabumi, agar dalam setiap membayar zakat disalurkan melalui Baznas Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, untuk mengatasi kesenjangan sosial di masyarakat, khususnya di kalangan kaum dhuafa di Kota Sukabumi.

Ketua Baznas Kota Sukabumi menandaskan, seluruh umat Islam di Kota Sukabumi yang sudah memiliki kemampuan atau yang sudah menjadi muzakki, sangat penting memiliki sifat kedermawanan, sebagai salah satu kunci kebaikan serta akhlak yang terpuji dan mulia. Sebab hal tersebut, merupakan himpunan dari kebaikan, kemurahan, kekayaan  dan keutamaan jiwa, serta keagungan dan kemulian agama Islam. Ditandaskan pula, orang yang dermawan, yakni orang yang senantiasa mencurahkan kebaikan kepada orang yang membutuhkan uluran tangan, serta tidak membeda-bedakan suku dan ras termasuk agama, baik diminta maupun tidak diminta. Bahkan Nabi Muhammad bersabda, bahwa orang yang dermawan akan senantiasa dekat dengan Alloh dan manusia, serta akan dijauhkan dari api neraka. Sedangkan bagi orang yang bakhil atau kikir, akan jauh dari Alloh dan manusia, serta jauh dari surga.