WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENDATANGI SALAH SATU KANTOR ANGKUTAN BERBASIS ONLINE DI KOTA SUKABUMI

Reporter : ENDANG SUMARDI

 

Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Abdul Rachman, A.TD., mendatangi salah satu kantor angkutan berbasis online di Jalan Suryakencana Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 27 September 2017. Adapun maksud dan tujuannya, sebagai tindak lanjut dari aspirasi Organda (Organisasi Angkutan Darat) Kota Sukabumi dan KKU (Kelompok Kerja Unit) Angkot (Angkutan Kota), untuk menutup angkutan berbasis online. Selain itu, Wakil Walikota Sukabumi ingin mengetahui secara langsung, kenapa kesepakatan yang pernah dibuat oleh Pemerintah Kota Sukabumi dengan pihak angkutan berbasis online sebelumnya, sampai saat ini belum dipenuhi.

Pada kesempatan tersebut Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, sebenarnya Pemerintah Kota Sukabumi bukan menolak keberadaan angkutan berbasis online, tapi berpegang pada SK (Surat Keputusan) yang dikeluarkan oleh Walikota Sukabumi, terkait pembekuan sementara angkutan berbasis online di Kota Sukabumi. Dijelaskan pula, SK tersebut bisa selesai, apabila pihak management angkutan berbasis online melengkapi dan menuntaskan kesepakatan dengan Pemerintah Kota Sukabumi. Namun setelah dilakukan pengecekan, pihak management angkutan berbasis online sampai saat ini belum melengkapi dan menuntaskan kesepakatan. Selain itu juga dijelaskan, Pemerintah Kota Sukabumi bukan anti angkutan berbasis online, tapi pihak management harus segera menuntaskan dan memenuhi kewajibannya. Diharapkannya, hal tersebut dapat dipahami oleh pihak management angkutan berbasis online, termasuk oleh driver dan para penggunanya.

Wakil Walikota Sukabumi menandaskan, sejak awal sudah disampaikan pada pertemuan sebelumnya, bahwa Pemerintah Kota Sukabumi siap membantu memfasilitasi. Tapi itikad baik dari Pemerintah Kota Sukabumi ini tidak dihiraukan oleh management angkutan berbagai online. Ditandaskan pula, dengan adanya angkutan berbasis online ini, banyak warga masyarakat yang terbantu. Namun sangat disayangkan, karena pihak management angkutan berbasis online ini tidak koperatif. Disamping itu juga ditandaskan, semua pihak di Kota Sukabumi ingin kondusif, serta jangan sampai terjadi salah paham, yang dapat mengakibatkan terhadap terjadinya bentrokan.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang Staf Manajement Angkutan Berbasis Online Cabang Sukabumi, Fajar menjelaskan, pihaknya akan memenuhi berbagai hal yang diinginkan oleh Pemerintah Kota Sukabumi, setelah pihaknya berkoordinasi dengan pihak Manajement Angkutan Berbasis Online Pusat.