TPAKD KOTA SUKABUMI SUDAH DIKUKUHKAN SECARA RESMI OLEH WALIKOTA SUKABUMI

Reporter : ENDANG SUMARDI

TPAKD (Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah) Kota Sukabumi, yang beranggotakan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Dr. H.M.N. Hanafie Zain, M.Si. dan para pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, Bank BJB, Bank BNI serta IJK (Industri Jasa Keuangan) dan AJK (Asosiasi Jasa Keuangan) lainnya di Kota Sukabumi, sudah dikukuhkan secara resmi oleh Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., tepatnya tanggal 12 Oktober 2017, di Aula Bank BJB Cabang Sukabumi.

Dalam sambutannya Walikota Sukabumi menjelaskan, keuangan di Kota Sukabumi pada tahun 2015, berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) bersama UNPAD (Universitas Padjadjaran), Kota Sukabumi termasuk daerah yang masih rendah tingkat literasinya, terutama di bidang investasi dan pasar modal. Korelasinya adalah masih maraknya kasus investasi bodong, yang terjadi di masyarakat Kota Sukabumi.

Untuk itu Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan sudah dibentuk dan dikukuhkannya TPAKD Kota Sukabumi ini, dapat mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya bagi masyarakat Kota Sukabumi, khususnya bagi para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Kota Sukabumi. Sebab masyarakat yang akan membangun dunia usaha tersebut, biasanya tidak mengetahui cara mengakses layanan jasa keuangan. Namun dengan sudah dibentuk dan dikukuhkannya TPAKD Kota Sukabumi ini, masyarakat yang akan membangun dunia usaha tersebut, bisa mengetahui dan memiliki gambaran, khususnya dalam meminjam dana untuk modal usahanya.

Adapun tugas dan peran TPAKD ini, antara lain menyediakan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mendukung perekonomian di daerah, mendorong lembaga jasa keuangan untuk meningkatkan perannya dalam pembangunan ekonomi di daerah, menggali potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan dengan menggunakan produk dan layanan jasa keuangan, mendorong optimalisasi potensi sumber dana dalam memperluas penyediaan pendanaan yang produktif untuk mengembangkan UMKM atau usaha lainnya.

Sementara Kepala OJK Regional II Jawa Barat, Sarwono menjelaskan, dengan masih sulitnya akses keuangan masyarakat, mengakibatkan pemerintah harus membuat sistem, supaya ada sinergitas antar lembaga, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan akses keuangan yang mudah dan cepat. Untuk itu, OJK berupaya optimal membentuk TPAKD, termasuk di Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, agar peran IJK bisa lebih tinggi dan optimal, khususnya dalam memberi pelayanan dan meningkatkan kontribusinya kepada masyarakat luas.