WAKIL WALIKOTA SUKABUMI MENGUNJUNGI SEKALIGUS MEMBERI BANTUAN KEPADA SLAMET

Reporter : ENDANG SUMARDI

Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., mengunjungi sekaligus memberi bantuan kepada Slamet, berusia 38 tahun, warga Jalan Situawi Pasir, RT 01 RW 11, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 11 Oktober 2017, karena rumah milik Slamet yang berukuran 9 x 5 meter ini, atapnya roboh sekitar 8 bulan yang lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Sukabumi menjelaskan, masalah Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni) di wilayah Kota Sukabumi, sampai saat ini masih menjadi masalah yang sangat krusial. Karena jumlah Rutilahu di Kota Sukabumi, hingga saat ini masih cukup banyak. Untuk itu, masalah Rutilahu ini, ke depan harus bisa ditangani dan dituntaskan oleh Pemerintah Kota Sukabumi, baik melalui anggaran dari Pemerintah Pusat maupun melalui anggaran dari Pemerintah Propinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Sukabumi, atau melalui swasta dan swadaya masyarakat. Maksud dan tujuannya, supaya masalah Rutilahu ini bisa ditangani dan dituntaskan dengan baik dan optimal.

Wakil Walikota Sukabumi mengatakan, dirinya sengaja mengunjungi rumah milik Slamet, karena mendapat informasi bahwa atap rumahnya roboh sekitar 8 bulan yang lalu, serta pernah mendapat bantuan dari salah satu organisasi kepemudaan, yakni berupa material bangunan serta sudah dimanfaatkan dan digunakan oleh Slamet. Diharapkannya, kepedulian yang dilakukan oleh salah satu organisasi kepemudaan tersebut, agar dicontoh dan diikuti oleh organisasi-organisasi lainnya. Sebab hal tersebut dapat menjadi salah satu solusi terbaik, khususnya dalam menangani dan menuntaskan masalah Rutilahu di Kota Sukabumi. Dikatakannya, apabila ditangani secara bersama-sama oleh pemerintah dan warga masyarakat dengan cara bergotong-royong, masalah Rutilahu di Kota Sukabumi ini dapat segera dituntaskan dengan baik dan optimal.

Sementara Slamet mengatakan merasa senang dan gembira sekaligus mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Wakil Walikota Sukabumi, yang telah berkenan mengunjungi dan meninjau terhadap kondisi bangunan rumah miliknya, serta memberi bantuan untuk memperbaiki atap rumahnya yang roboh sejak 8 bulan yang lalu. Dijelaskannya, sejak 8 bulan yang lalu, dirinya terpaksa menutupi atap rumahnya ini dengan terpal, karena tidak memiliki biaya untuk membangun kembali atap rumahnya ini. Sebab penghasilan dirinya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari kelurganya sebanyak 5 orang ini, hanya mengandalkan dari jualan makanan Papeda.