STMIK NUSA MANDIRI SUKABUMI MENYELENGGARAKAN SEMINAR WAJIB ENTREPRENEUR

Reporter : ENDANG SUMARDI

Salah satu keunggulan dari Kampus STMIK (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer) Nusa Mandiri Sukabumi, yakni tidak hanya membekali mahasiwanya dengan bidang akademik saja, akan tetapi juga dengan bidang non Akademik, seperti dalam bidang wirausaha. Kepala Kampus STMIK Nusa Mandiri Sukabumi, Taufik Hidayatulloh, M.Kom. mengungkapkan, STMIK Nusa Mandiri sangat serius dalam memfasilitasi mahasiswanya dalam bidang wirausaha. Hal ini terbukti dengan adanya lembaga atau organisasi yang menjadi wadah untuk kegiatan tersebut, yakni NEC (Nusa Mandiri Entrepreneur Center), serta telah banyak kegiatan yang dilaksanakan secara rutin dalam setiap tahunnya, salah satunya yakni seminar entrepreneur untuk mahasiswa baru.

Adapun kegiatan yang baru-baru ini dilaksanakan, yakni Seminar Wajib Entrepreneur, tepatnya tanggal 17 Oktober 2017, di Aula STMIK Nusa Mandiri Sukabumi, Jalan Veteran II Nomor 20A Kota Sukabumi, dengan mengambil topik utama, yakni Sarjana Juga Pengusaha dan Saatnya Yang Muda Jadi Bos. Dijelaskannya, seminar ini merupakan salah satu bukti nyata kepedulian dari Kampus STMIK Nusa Mandiri Sukabumi khususnya lembaga NEC, terhadap mahasiswa dalam memberikan motivasi dan membekali wirausaha sejak dini, agar mindset mahasiswa tidak hanya terfokus pada dunia kerja saja, melainkan juga bisa berwirausaha. Namun demikian, wirausaha bukan merupakan pilihan akhir mahasiswa, tapi wirausaha dapat dijadikan sebagai alternatif dan  sampingan disela-sela bekerja. Hal ini tentunya akan sangat menunjang terhadap kehidupan mahasiswa pada masa yang akan datang. Sedangkan yang bertindak sebagai nara sumber dalam seminar tersebut, yakni Anang Pradipta dan Muammar Fauzi.

Dalam kesempatan tersebut, nara sumber, Anang Pradipta menjelaskan, menjadi seorang pengusaha tentu sangat beresiko, namun tetap sebanding dengan resiko yang dialami oleh para pencari kerja. Tapi manfaat yang dirasakan sebagai pengusaha, tentunya lebih menguntungkan dari para pencari kerja, mengingat keuntungan yang didapatkan lebih besar dari para pencari kerja, bahkan berkali lipat dari pencari kerja. Hal ini tentunya tidak terlepas dari niat serta usaha yang tiada henti. Dijelaskan pula, bahwa menjadi seorang pengusaha tidaklah sulit, anggap saja seperti bermain game yang berawal dari mencoba, gagal, coba lagi dan coba lagi.

Selain dilaksanakan seminar, juga dilaksanakan bazaar wirausaha, yang diikuti oleh mahasiswa STMIK Nusa Mandiri Sukabumi, dengan menjual aneka ragam kreativitas, baik berupa kuliner maupun fashion dan sebagainya, serta berakhir pada pukul 17.00 WIB. Diharapkannya, dengan dilaksanakannya Seminar Wajib Entrepreneur ini, dapat semakin banyak kaum muda di Indonesia khususnya di Kota dan Kabupaten Sukabumi, yang memiliki jiwa entrepreneurship, serta mampu bersaing dalam dunia wirausaha, sehingga dapat membantu program pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran.