WARGA MASYARAKAT WAJIB MELESTARIKAN DAN MENGEMBANGKAN LINGKUNGAN HIDUP

Reporter : ENDANG SUMARDI

Seperti ditandaskan Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., seluruh lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, wajib melestarikan dan mengembangkan lingkungan hidup. Maksud dan tujuannya, supaya dapat tetap menjadi sumber dan penunjang hidup, serta kelangsungan dan peningkatan kualitas hidup warga masyarakat dan mahluk hidup lainnya.

Penandasan Walikota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan sekaligus membuka secara resmi Rakor (Rapat Koordinasi) Bidang Lingkungan Hidup Kota Sukabumi Tahun 2017, yang dilaksanakan oleh DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 31 Oktober 2017, di Hotel Maxone Kota Sukabumi.

Dikatakannya, permasalahan lingkungan hidup di Kota Sukabumi, dalam setiap harinya semakin kompleks, karena dipicu oleh LPP (Laju Pertumbuhan Penduduk) dan pembangunan fisik permukiman penduduk, serta perkantoran dan perusahaan. Selain itu, juga ketersediaan lahan yang semakin sempit, termasuk masalah kebersihan, pencemaran dan kerusakan lingkungan.

Adapun salah satu penyebab terjadinya kerusakan lingkungan yang perlu diantisipasi oleh semua pihak, yakni perubahan iklim yang diakibatkan oleh pemanasan global. Dijelaskannya, kondisi tersebut ditandai dengan meningkatnya frekuensi hujan, dengan intensitas yang sangat tinggi, ketidak-pastian musim hujan dan kemarau, serta munculnya berbagai bencana alam, seperti kekeringan, badai, banjir dan longsor.

Walikota Sukabumi mengharapkan, dengan dilaksanakannya Rakor Bidang Lingkungan Hidup Kota Sukabumi Tahun 2017 ini, semua pihak dapat menggali berbagai informasi tentang kebijakan dan tata laksananya, sehingga pelaksanaan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup di Kota Sukabumi, dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar, sesuai dengan harapan semua pihak.

Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya Rakor Bidang Lingkungan Hidup Kota Sukabumi Tahun 2017 ini, untuk menginformasikan pentingnya penyusunan KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) dalam dokumen RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), serta menginformasikan bagaimana proses dan tata cara penyusunan KLHS dalam RPJMD. Karena RPJMD Kota Sukabumi Tahun 2013-2018 akan segera berakhir, Untuk itu, dalam menghadapi Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) serentak pada tahun 2018 mendatang, Pemerintah Kota Sukabumi memiliki kewajiban untuk melakukan penyusunan RPJMD Tahun 2018-2023, serta harus dilengkapi dengan dokumen KLHS.

Sedangkan peserta Rakor Bidang Lingkungan Hidup ini, terdiri dari para Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), para Camat dan Lurah, serta unsur SKPD terkait penyusunan KLHS dalam RPJMD Kota Sukabumi, dengan nara sumber Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah I Kementrian Dalam Negeri RI, serta Dirjen Kasubdit Pengembangan Kebijakan Lingkungan Hidup Wilayah dan Sektor Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.