WALIKOTA SUKABUMI KEMBALI MENDAPAT KEPERCAYAAN MENYAMPAIKAN EKSPOSE DI TINGKAT NASIONAL

Reporter : ENDANG SUMARDI

Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., kembali mendapat kepercayaan menyampaikan ekspose di tingkat nasional, tentang program Quick Win Kota Sukabumi, yakni Dana Penguatan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), pada acara Seminar dan Malam Penganugrahan Gerakan Menuju 100 Smart City Tahun 2017, tepatnya hari Rabu, 15 November 2017, di Hotel Santika Hayam Wuruk Jakarta. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara, S.Stat., MBA., serta diikuti oleh 24 Kota dan Kabupaten se Indonesia, yang terpilih dalam tahap pertama Gerakan Menuju 100 Smart City, dan telah berhasil menyusun Smart City Masterplan.

Walikota Sukabumi menjelaskan, dalam Smart City Masterplan ini, terdapat berbagai program yang memanfaatkan teknologi, untuk menjawab tantangan sekaligus peluang dari masing-masing daerah sampai dengan 10 tahun ke depan. Sedangkan Gerakan Menuju 100 Smart City, merupakan program bersama Kementerian Komunikasi dan lnformatika, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR,  Bappenas dan Kantor Staf Kepresidenan, yang maksud dan tujuannya untuk membimbing Pemerintahan Kota dan Kabupaten, dalam menyusun Smart City Masterplan, dengan harapan Pemerintah Kota dan Kabupaten bisa Iebih maksimal dalam memanfaatkan teknologi, baik dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat maupun dalam mengakselerasi potensi yang ada di masing-masing daerahnya.

Dijelaskan pula, untuk memilih 24 Kota dan Kabupaten dalam tahap pertama Gerakan Menuju 100 Smart City ini, Pemerintah Pusat memperhitungkan berbagai parameter, seperti KKD (Kemampuan Keuangan Daerah), Daftar Kota dan Kabupaten Berkinerja Tinggi, lndeks Kota Berkelanjutan dan Indeks Kota Hijau. Disamping itu, Pemerintah Pusat juga memasukkan faktor Dimensi Pembangunan Sektor Unggulan, Dimensi Pembangunan Pemerataan dan Kewilayahan serta Nawa Cita, supaya program ini dapat merata di seluruh penjuru Indonesia.

Lebih jauh dijelaskan, dalam membuat Smart City Masterplan ini, Pemerintah Daerah dibantu oleh praktisi dan akademisi dari berbagai institusi, seperti Universitas Indonesia, Institute Teknologi Bandung, BPPT Universitas Multimedia Nusantara dan CitiAsia, serta melibatkan pemuka masyarakat dan komunitas di masing-masing daerahnya. Sedangkan di sisi teknologi, melibatkan lndosat Ooredoo Business, sebagai Technology Advisor yang membantu percepatan implementasi teknologi Smart City.

Dikatakannya, dengan kolaborasi dari semua pihak tersebut, diharapkan dapat membentuk ekosistem yang aktif, untuk mewujudkan semua rencana yang ada dalam masterplan tersebut. Dikatakan pula, disamping membuat masterplan, Gerakan Menuju 100 Smart City juga mewajibkan setiap daerah untuk membuat program yang dapat segera dirasakan oleh masyarakat atau Quick Win, serta diharapkan dapat memberi gambaran kepada masyarakat mengenai efektivitas program Smart City, sehingga masyarakat dapat terdorong untuk membantu Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Smart City Masterplan yang telah disusun. Selain itu juga dikatakan, kegiatan tersebut akan ditutup dengan pemberian penghargaan kepada 24 Pemimpin Kota dan Kabupaten yang telah menunjukan komitmen untuk mendukung Gerakan Menuju 100 Smart City.

Walikota Sukabumi juga menjelaskan, program Quick Win Kota Sukabumi, yakni program Dana Bergulir untuk UMKM, dimana Pemerintah Kota Sukabumi memberikan subsidi pinjaman yang diberikan oleh BPR (Bank Perkreditan Rakyat) Kota Sukabumi, kepada para pelaku UMKM. Dijelaskan pula, Pemerintah Kota Sukabumi telah memiliki daftar UMKM binaan, yang kemudian diajukan kepada BPR Kota Sukabumi untuk mendapatkan pinjaman dengan bunga rendah. Adapun proses penentuan besaran pinjamannya, dilakukan oleh pihak BPR Kota Sukabumi, tanpa campur tangan Pemerintah Kota Sukabumi. Sedangkan prosentase persetujuan dari pihak BPR Kota Sukabumi terhadap daftar UMKM yang diajukan oleh Pemerintah Kota Sukabumi, menyentuh angka lebih dari 90 persen.

Selain itu juga dijelaskan, keunggulan dari Quick Win ini, yakni BMT (Baitul Maal wa Tamwil) dan BPR menjadi maju. Demikian pula UMKM di Kota Sukabumi dapat meningkat dan berkembang, serta kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) di Kota Sukabumi menjadi lebih baik lagi. Diharapkannya, dengan ekspose ini dapat memberikan manfaat kepada daerah lainnya.