BPBD KOTA SUKABUMI SEDANG MELAKUKAN KAJIAN TERHADAP PERKEMBANGAN CUACA

Reporter : ENDANG SUMARDI

Pemerintah Kota Sukabumi melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Sukabumi, sedang melakukan kajian dan pemantauan langsung terhadap perkembangan cuaca di Kota Sukabumi, sampai dengan beberapa waktu ke depan, dari mulai kondisi lapangan hingga kecenderungan cuaca, terutama intensitas hujan. Adapun maksud dan tujuannya, seperti dikatakan Kepala Unsur Pelaksana BPBD  Kota Sukabumi, Drs. Asep Suhendrawan, didampingi Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi, Akhmad Zulkarnain, S.E., untuk menetapkan status siaga darurat bencana alam banjir dan tanah longsor di Kota Sukabumi.

Selain itu, Pemerintah Kota Sukabumi sudah menyiapkan berbagai tahapan, untuk menetapkan status siaga darurat bencana alam banjir dan tanah longsor di Kota Sukabumi. Namun untuk menetapkan status tersebut, harus ada pertimbangan tingkat kerawanan atas perkembangan cuaca di Kota Sukabumi. Untuk itu, Pemerintah Kota Sukabumi sedang melakukan koordinasi dan penguatan tugas di seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) serta instansi dan lembaga terkait di Kota Sukabumi, supaya penanggulangan bencana alam di Kota Sukabumi dapat dilaksanakan dengan baik dan optimal.

Dijelaskannya, penetapan status atas kondisi ancaman bencana alam sangat penting dilakukan oleh pemerintah, supaya dalam melakukan proses penanggulangannya bisa dilaksanakan dengan cepat, sebab melibatkan seluruh SKPD serta instansi dan lembaga terkait. Sebagai salah satu contohnya, apabila terjadi bencana alam tanah longsor dan menutup akses jalan di suatu daerah di Kota Sukabumi, dalam melakukan penanggulangannya akan melibatkan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, dengan cara mengerahkan alat berat, untuk membersihkan seluruh material longsoran yang menutupi jalan.

Disamping itu juga dijelaskan, kendati belum ada penetapan status siaga darurat bencana alam banjir dan tanah longsor di Kota Sukabumi, namun seluruh Petugas BPBD Kota Sukabumi dan Relawan Bencana di Kota Sukabumi, senantiasa siap siaga dan waspada untuk menghadapi dan menanggulangi kemungkinan terjadinya bencana alam di Kota Sukabumi. Terlebih pada saat ini, intensitas hujan di Kota Sukabumi mulai tinggi. Berkaitan dengan hal tersebut, fenomena ini harus diantisipasi oleh seluruh aparat dan warga masyarakat Kota Sukabumi, dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam di Kota Sukabumi. Sebab yang namanya bencana tidak bisa diprediksi, serta tidak mengenal tempat dan waktu.

Lebih jauh dijelaskan, berdasarkan data yang ada di BPPD Kota Sukabumi, kejadian bencana alam di Kota Sukabumi periode bulan Januari sampai dengan bulan September 2017, sudah mencapai 112 kali kejadian bencana alam. Antara lain, 38 kali tanah longsor, 20 kali cuaca ekstrem, 17 kali kebakaran, 17 kali gempa bumi, 16 kali banjir dan 4 kali angin topan.