ANAK USIA DINI DALAM MENGGUNAKAN GADGET HARUS DIAWASI DAN DIBATASI

Reporter : ENDANG SUMARDI

Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Dr. H.M.N. Hanafie Zain, M.Si., selaku Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Kusuma Bangsa yang manaungi Politeknik Sukabumi dan STIKES (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan) Sukabumi menegaskan, anak usia dini dalam menggunakan gadget, harus diawasi dan dibatasi oleh orang tuanya. Maksud dan tujuannya, supaya tidak sering memegang dan menggunakan gadget, karena dapat mengganggu terhadap kesehatan anak.

Penegasan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi tersebut, disampaikan saat memberi sambutan sekaligus membuka secara resmi Seminar Kesehatan, yang diselenggarakan oleh STIKES Sukabumi, dalam rangka memperingati HKN (Hari Kesehatan Nasional) Tahun 2017, dengan mengambil tema, Dampak Gadget Terhadap Perkembangan Anak Usia Dini, tepatnya tanggal 16 November 2017, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi.

Berkaitan dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi mengharapkan kepada segenap orang tua yang memiliki anak usia dini, agar jangan terlalu membebaskan terhadap anak-anaknya dalam menggunakan gadget, tapi harus diawasi dan dibatasi, sekaligus diberikan pemahaman tentang bahaya menggunakan gadget apabila berlebihan.

Adapun pengaruh negatif gadget bagi anak, yakni paparan radiasinya, karena sangat berbahaya bagi kesehatan dan perkembangan anak, serta dapat mengakibatkan gangguan terhadap perkembangan otak dan sistem imun anak. Selain itu, setiap anak yang memiliki ketergantungan terhadap gadget, cenderung akan mengalami hambatan dalam proses perkembangannya, karena jarang bergerak. Yang sangat berbahaya, yakni apabila menggunakan gadget berlebihan, bisa menjadi salah satu pemicu terhadap munculnya penyakit mental, seperti depresi, gangguan bipolar dan autis.

Untuk itu, segenap orang tua akan lebih baik mengenalkan dan menerapkan berbagai permainan tradisional jaman dulu, seperti Petak Umpet, Ular-Ularan, Loncat Tinggi dan yang lainnya. Karena permainan tersebut dapat menumbuhkan perkembangan dan keterampilan, serta kebugaran dan kesehatan anak. Sebab dalam permainan tersebut, terdapat unsur seni dan olahraga serta keterampilan.

Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Hj. Esih Setiasih Muraz, S.E., Ketua DWP (Dharma Wanita Persatuan) Kota Sukabumi, Dra. Nanita Agustiana Singawinata Hanafie Zain, M.Si.. Psikolog., para Kepala OPD (Organisasi Prangkat Daerah) dan instansi terkait, Ketua dan Sivitas Akademika STIKES Sukabumi, serta para tamu undangan lainnya.