PEMERINTAH KOTA SUKABUMI MENYERAHKAN UANG PEMBINAAN KEPADA 656 ORANG PENDIDIK AGAMA

Reporter : ENDANG SUMARDI

Pemerintah Kota Sukabumi menyerahkan Uang Pembinaan Triwulan III Tahun 2017, kepada 656 orang Pendidik Agama, yang terdiri dari 352 orang Pendidik MD (Madrasah Diniyah), 61 orang Pendidik MI (Madrasah Ibtidaiyah), 30 orang Pendidik Pondok Pesantren, 64 orang Pendidik RA (Raudhatul Athfal), dan 149 orang Pendidik TPQ (Taman Pendidikan Al Quran) se Kota Sukabumi.

Uang Pembinaan tersebut, diserahkan secara simbolis oleh Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., Kepala Bagian Administrasi Kesra (Kesejahteraan Rakyat) Setda Kota Sukabumi, Dr. H. Dede Nurdin, S.IP., M.Ag., serta perwakilan dari Kantor Kemenag (Kementerian Agama) Kota Sukabumi dan MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kota Sukabumi, pada Pembinaan Pendidik Agama se Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 16 November 2017, di Graha Qolbun Salim Kota Sukabumi, dengan mengangkat tema, Pembinaan Tenaga Pendidik Agama Mewujudkan Penguatan Pendidikan Berkarakter yang Berakhlaqul Karimah, dalam Nuansa Pemerintahan Yang Rahmatan Lil Alamiin.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi menandaskan, pembangunan bidang pendidikan agama di Kota Sukabumi, sudah menjadi kebijakan Pemerintah Kota Sukabumi, serta merupakan skala prioritas. Hal tersebut antara lain dicerminkan dalam Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2013-2018, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan Yang Rahmatan Lil Alamin.

Selain itu juga ditandaskan, penekanan Visi Pembangunan Kota Sukabumi dalam aspek pendidikan agama, didasarkan pada fakta objektif, bahwa tidak ada suatu peradaban pun di muka bumi ini, yang tidak dibangun atas landasan ilmu pengetahuan dan agama yang kokoh. Bahkan apabila ditelaah lebih lanjut, ayat pertama yang diturunkan Alloh kepada Nabi Muhammad, yakni ayat yang berhubungan dengan kewajiban umat manusia untuk mencari ilmu pengetahuan dan membaca, khususnya pengetahuan agama. Lebih lanjut Walikota Sukabumi menandaskan, pencarian dan penggalian terhadap ilmu pengetahuan dan agama, adalah proses yang tiada akhir. Bahkan bagi umat Islam, hal tersebut telah menjadi kewajiban sejak lahir, hingga ajal menjemput menuju liang lahat.