PEMKOT SUKABUMI AKAN MEMBERI BANTUAN PINJAMAN MODAL DENGAN BUNGA 0 PERSEN KEPADA PARA PETANI

Reporter : ENDANG SUMARDI

Seperti ditandaskan Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., Pemkot (Pemerintah Kota) Sukabumi akan memberi bantuan pinjaman modal dengan bunga 0 persen, kepada para petani di Kota Sukabumi, melalui BPR (Bank Perkreditan Rakyat) Kota Sukabumi atau melalui Lembaga Keuangan Mikro BMT (Baitul Maal wa Tamwil), karena untuk bunganya akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Sukabumi, asal tidak mengalihfungsikan lahan pertaniannya menjadi kawasan permukiman atau kawasan lainnya.

Selain itu juga ditandaskan, program pemberian pinjaman modal tersebut, merupakan salah satu strategi baru Pemkot Sukabumi, khususnya dalam upaya mempertahankan luas lahan pertanian di Kota Sukabumi, yang dalam setiap tahunnya senantiasa mangalami pengurangan, akibat pesatnya pembangunan terutama dalam kurun waktu selama 4 tahun terakhir. Ditandaskan pula, disamping akan diberi bantuan pinjaman modal dengan bunga 0 persen, para petani di Kota Sukabumi yang senantiasa berkomitmen dan berupaya optimal menjaga fungsi lahan pertaniannya, juga akan mendapat bantuan lainnya, yakni pemberian subsidi benih dan pupuk, serta pelatihan dan AUTP (Asuransi Usaha Tani Padi).

Lebih jauh Walikota Sukabumi menandaskan, salah satu program pembangunan yang akan memicu terjadinya pengurangan terhadap luas lahan pertanian di Kota Sukabumi dalam waktu dekat, diantaranya pembangunan Jalan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi). Berkaitan dengan hal tersebut, peran serta segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi khususnya para pemilik lahan pertanian sangat diperlukan, terutama dalam upaya mempertahankan lahan pertanian yang masih ada saat ini di Kota Sukabumi.

Walikota Sukabumi mengungkapkan, luas lahan pertanian di Kota Sukabumi, pada tahun 2011 mencapai 1.855 hektar, tersebar di 33 kelurahan dan 7 kecamatan. Namun pada saat memasuki tahun 2012, luas lahan tersebut berkurang menjadi 1.752 hektar. Selanjutnya pada tahun 2014, berkurang kembali menjadi 1.543 hektar, dan pada tahun 2017 ini berkurang lagi menjadi 1.486 hektar. Diungkapkan pula, dari seluruh luas lahan tersebut, sekitar 321 hektar saat ini sudah ditetapkan menjadi lahan pertanian abadi, melalui program LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan), diantaranya sekitar 28 hektar merupakan lahan milik Pemkot Sukabumi. Karena ke depannya, kebutuhan lahan di Kota Sukabumi akan semakin tinggi, untuk dimanfaatkan dan digunakan berbagai program pembangunan.