KOTA SUKABUMI KEMBALI BERHASIL MERAIH PREDIKAT KOTA SEHAT TAHUN 2017

Reporter : ENDANG SUMARDI

Kota Sukabumi kembali berhasil meraih predikat Kota Sehat Tahun 2017, dengan meraih penghargaan Swasti Saba Wistara Tingkat Nasional untuk ketiga kalinya. Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Kesehatan RI, Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K)., serta Sekjen (Sekretaris Jenderal) Kementerian Dalam Negeri RI dan Sekjen Kementerian Kesehatan RI, kepada Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., beserta 104 Gubenur, Bupati dan Walikota lainnya yang menerima Sertifikat dan Trophy serta Penghargaan Swasti Saba Wistara Tahun 2017, tepatnya hari Selasa, 28 November 2017, pada ajang Penganugerahan Swasti Saba Wistara Provinsi, Kabupaten dan Kota Sehat Tahun 2017, di Ruangan Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri Jakarta.

Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. menjelaskan, penghargaan tersebut merupakan kategori tertinggi yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada Provinsi serta Kabupaten dan Kota di Indonesia, yang memenuhi kriteria 9 tatanan, sesuai dengan potensi yang ada di daerah Provinsi serta Kabupaten dan Kota masing-masing. Sedangkan penetapan penerima penghargaan Kota Sehat, dilakukan setelah diverifikasi oleh Tim Kota Sehat Provinsi dan diverifikasi kembali oleh Tim Kota Sehat Kementerian Kesehatan RI berdasarkan indikator. Dijelaskan pula, ada 9 indikator yang dilombakan, yakni kawasan pemukiman sarana dan prasarana umum sehat, kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi, kawasan pariwisata sehat, kawasan industri dan perkantoran sehat, kawasan pertambangan sehat, kawasan hutan sehat, ketahanan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, dan kehidupan sosial yang sehat.

Dijelaskan pula, Kota Sukabumi sudah dua kali mendapat predikat Kota Sehat dan penghargaan Swasti Saba Wistara Tingkat Nasional, tepatnya pada tahun 2013 dan 2015, serta pada tahun 2017 ini, Kota Sukabumi kembali mendapatkan predikat dan penghargaan yang sama. Sebab berbagai tahapan telah dipenuhi oleh Kota Sukabumi, serta sudah diverifikasi oleh Tim Kota Sehat Provinsi dan Tim Kota Sehat Kementerian Kesehatan RI.

Selain itu juga dijelaskan, untuk mendapat predikat Kota Sehat dan penghargaan Swasti Saba Wistara Tahun 2017 ini, Kota Sukabumi mengajukan 7 tatanan, yang sebelumnya hanya mengajukan 6 tatanan. Adapun ke 6 tatanan atau indikator yang dipenuhi oleh Kota Sukabumi pada tahun 2013 dan 2015, terdiri dari tercapainya wajib belajar 9 tahun, angkat melek huruf yang naik, pendapatan perkapita domestik yang meningkat, angka kematian bayi per 1.000 kelahiran hidup menurun, angka kematian balita per 1.000 kelahiran hidup menurun, dan angka kematian ibu melahirkan per 1.000 kelahiran menurun.

Sedangkan tatanan pada tahun 2017, ditambah dengan tatanan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah), dan tatanan ke 8 yakni program dana sehat dan jaminan sosial nasional bagi masyarakat miskin. Lebih jauh Walikota Sukabumi menjelaskan, dengan sudah adanya RTRW, pada penilaian Kota Sehat Tahun 2017 ini, Kota Sukabumi mengajukan 7 tatanan, serta diharapkan dapat mempertahankan predikat Kota Sehat Level 3 Tingkat Nasional.

Adapun para pejabat yang turut serta mendampingi Walikota Sukabumi pada ajang tersebut, yakni Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr. Hj. Ritanenny Edlien Silyena Mirah, Kepala Bidang P2PL (Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan) Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr. Lulis Delawati, PLT (Pelaksana Tugas) Kepala Bagian Humas (Hubungan Masyarakat) dan Protokol Setda Kota Sukabumi, Benny Mustari, S.Pd., S.IP., M.Si., serta Ketua Forum Kota Sehat Sukabumi, Drs. H. Sulaeman Muchtar, S.H., M.M.