LAJU INFLASI KOTA SUKABUMI PADA TRIWULAN KETIGA TAHUN 2017 MENGALAMI KENAIKAN MENJADI 1,2 PERSEN

Reporter : ENDANG SUMARDI

Laju inflasi Kota Sukabumi pada triwulan ketiga tahun 2017 mengalami kenaikan menjadi 1,2 persen. Seperti diungkapkan Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., selaku Ketua TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) Kota Sukabumi, kenaikan inflasi yang terbilang paling tinggi pada triwulan ketiga tahun 2017 ini, terjadi pada bulan Juli 2017. Karena pada priode sebelumnya sampai dengan pertengahan tahun 2017, besaran inflasi Kota Sukabumi hanya mencapai 0,33 persen. Namun pada saat memasuki triwulan ketiga tahun 2017, terjadi kenaikan hingga 1,2 persen.

Adapun yang menjadi penyebab terjadinya kenaikan inflasi ini, diantaranya diakibatkan oleh kemacetan arus lalu lintas, yang kerap terjadi di sejumlah lintasan jalan menuju Kota Sukabumi. Karena pada bulan Juli 2017, banyak warga masyarakat yang ingin memenuhi kebutuhan pendidikan pada tahun pelajaran 2017-2018 di Kota Sukabumi. Namun demikian, kenaikan inflasi menjadi 1,2 persen ini masih terbilang normal. Sebab tingkat kenaikannya tidak sampai berpengaruh luas pada sektor kebutuhan lainnya, terutama pada harga kebutuhan bahan pokok warga masyarakat.

Dijelaskannya, dari hasil pemantauan Pemerintah Kota Sukabumi dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) serta instansi dan lembaga terkait lainnya, harga beberapa komoditas yang masuk dalam kategori Sembako (Sembilan Bahan Pokok) masih stabil, serta stok beberapa komoditas inti terbilang masih aman untuk memenuhi kebutuhan warga masyarakat. Yang penting bagi Pemerintah Kota Sukabumi, kenaikan inflasi ini tidak sampai berdampak pada perekonomian warga masyarakat. Selain itu juga dijelaskan, Pemerintah Kota Sukabumi sedang berupaya optimal melaksanakan langkah-langkah strategis, untuk menekan kembali laju inflasi Kota Sukabumi melalui TPID Kota Sukabumi. Maksud dan tujuannya, supaya besaran inflasi Kota Sukabumi kembali turun hingga dibawah 1 persen.

Dijelaskan pula, pada akhir bulan Juli 2017 yang lalu, Walikota Sukabumi menghadiri acara diskusi nasional di Jakarta, bersama Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo dan 14 Menteri serta para Kepala Daerah se Indonesia, yakni membahas tentang upaya mempercepat pembenahan efisiensi tata niaga pangan, melalui penguatan insfrastruktur dan pemanfaatan teknologi digital, untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat. Dalam diskusi tersebut, Walikota Sukabumi beserta Kepala Daerah lainnya, saling bertukar informasi dan strategi, khususnya dalam upaya menanggulangi kenaikan laju inflasi. Dikatakannya, untuk mengatasi masalah inflasi, ada beberapa strategi yang bisa diterapkan di seluruh daerah di Indonesia, termasuk di Kota Sukabumi.