SEGENAP LAPISAN WARGA MASYARAKAT AGAR WASPADA APABILA TERJADI HUJAN LEBIH DARI 3 JAM

Reporter : ENDANG SUMARDI

Kepala Unsur Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Sukabumi, Drs. Asep Suhendrawan, menghimbau kepada segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi terutama yang tinggal di pemukiman dekat tebing dan sungai, agar waspada dan melakukan tindakan penyelamatan, apabila terjadi hujan lebih dari 3 jam, sebab dapat menimbulkan potensi terjadinya bencana tanah longsor dan banjir. Maksud dan tujuannya, untuk mengantisipasi dan menghindari adanya korban jiwa akibat bencana tersebut.

Dijelaskannya, untuk menghadapi kemungkinan terjadinya bencana tanah longsor dan banjir di daerah Kota Sukabumi akibat semakin tingginya intensitas hujan beberapa waktu terakhir ini, BPBD Kota Sukabumi bersiaga penuh. Selain itu, juga senantiasa berupaya optimal melakukan pemantauan ke sejumlah daerah di Kota Sukabumi, terutama yang masuk dalam kategori daerah rawan bencana tanah longsor dan banjir, untuk memastikan kondisi tanah dan memberikan pemahaman kepada segenap lapisan warga masyarakat, tentang bahaya bencana tanah longsor dan banjir.

Dijelaskan pula, segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi terutama yang tinggal di pemukiman dekat tebing dan sungai, pada setiap terjadi musim hujan harus memiliki pemahaman tentang kesiapsiagaan, khususnya dalam mengantisipasi dan menghadapi terjadinya bencana tanah longsor dan banjir. Hal tersebut sangat penting dimiliki oleh segenap lapisan warga masyarakat, supaya bisa menyelamatkan diri dan seluruh anggota keluarganya, atas terjadinya bencana tersebut.

Kepala Unsur Pelaksana BPBD Kota Sukabumi mengharapkan, untuk memastikan keamanan pada situasi dan kondisi rawan bencana seperti terjadi turun hujan lebih dari 3 jam dengan intensitas tinggi, segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi terutama yang tinggal di pemukiman dekat tebing dan sungai, sebaiknya melakukan proses evakuasi atau mengungsi ke tempat yang lebih aman. Diharapkan pula, dalam melakukan proses evakuasi pada situasi dan kondisi tersebut, sebaiknya segenap lapisan warga masyarakat lebih memprioritaskan bayi, anak-anak, ibu hamil, Lansia (Lanjut Usia) dan  difable.

Kepala Unsur Pelaksana BPBD Kota Sukabumi juga menjelaskan, baru-baru ini ada 5 titik di wilayah Kota Sukabumi yang terkena dampak bencana tanah longsor. Namun di 5 titik wilayah yang terkena dampak bencana tersebut, tidak ada korban jiwa. Karena adanya kesadaran dan kesigapan dari warga masyarakat setempat, dalam mengantisipasi dan menghindari adanya korban jiwa.