SELURUH PERUSAHAAN WAJIB MENDAFTARKAN SEGENAP PEKERJANYA MENJADI PESERTA BPJS KETENAGAKERJAAN

Reporter : ENDANG SUMARDI

Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, Drs. H. Didin Syarifudin, M.Si. menandaskan,  seluruh perusahaan di Kota Sukabumi, wajib mendaftarkan segenap pekerjanya menjadi peserta BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan. Maksud dan tujuannya, untuk memenuhi hak-hak para pekerja, supaya mendapat jaminan sosial ketenagakerjaan. Disamping itu, juga dapat meningkatkan kesejahteraan para pekerja, sekaligus meningkatkan loyalitas para pekerja dalam bekerja, serta dapat mengurangi angka kemiskinan.

Dijelaskannya, dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, dapat membantu perusahaan, khususnya dalam mengalihkan risiko, yakni apabila pekerjanya mengalami musibah kecelakaan kerja, meninggal dunia dan berhenti bekerja. Karena BPJS Ketenagakerjaan ini, memberi jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan jaminan pensiun bekerja. Adapun cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini, yakni seluruh tenaga kerja. Sedangkan bagi para pekerja yang tidak menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, apabila mengalami musibah kecelakaan atau meninggal dunia, perusahaannya wajib membayar santunannya, sesuai dengan besaran santunan yang ada di BPJS Ketenagakerjaan. Namun apabila pekerja tersebut menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, seluruh santunannya, baik untuk biaya pengobatan dan yang lainnya, bisa ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Ketenagakerjaan. Berkaitan dengan hal tersebut, seluruh perusahaan di Kota Sukabumi, wajib mendaftarkan segenap pekerjanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan oleh semua pihak, khususnya oleh para pekerja pada saat bekerja.

Menyinggung jumlah perusahaan di Kota Sukabumi, menurut Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, berdasarkan data yang ada di Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, saat ini mencapai 400 perusahaan. Namun dari jumlah tersebut, yang sudah mendaftarkan para pekerjanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, baru 100 perusahaan industri saja. Dengan demikian, sampai saat ini masih banyak perusahaan di Kota Sukabumi, yang belum memahami manfaat BPJS Ketenagakerjaan, sehingga belum mendaftarkan para pekerjanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Untuk itu, pihak Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, akan senantiasa berupaya optimal melakukan sosialisasi sekaligus meningkatkan kesadaran dan pemahaman kepada para pengusaha di Kota Sukabumi, untuk mendaftarkan segenap pekerjanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sebab seluruh perusahaan di Kota Sukabumi, baik perusahaan industri maupun perusahaan kecil seperti pertokoan, secara bertahap harus dan wajib mendaftarkan segenap pekerjanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.