PENANDATANGANAN NOTA KESEPAHAMAN TENTANG PENGELOLAAN KEKAYAAN NEGARA

Reporter : ENDANG SUMARDI

Pemerintah Kota Sukabumi dengan Kanwil  DJKN (Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara) Jawa Barat, melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Pengelolaan Kekayaan Negara dan Penilaian Pelaksanaan Lelang Barang Milik Pemerintah Kota Sukabumi. Selain itu, juga diserahkan Sertifikat Manajemen Mutu ISO 9001 : 2015, dari PT Tirta Murni Sertifikasi, sebagai Lembaga Sertifikasi IOS (International Organization for Standarization), kepada Pemerintah Kota Sukabumi.

Penandatangan Nota Kesepahaman tersebut, dilakukan oleh Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. dan Kepala Kanwil DJKN Jawa Barat, Nuning Sri Rejeki Wulandari, pada Upacara Pengibaran Bendera Negara Sang Merah Putih awal tahun 2018, tanggal 17 Januari 2018, di Halaman Apel Setda Kota Sukabumi, disaksikan oleh Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., dan PLT (Pelaksana Tugas) Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Drs. H. Saleh Makbullah, M.Si.

Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menandaskan, semua pihak patut bersyukur, karena pada tahun 2017 khususnya dari aspek akuntabilitas LAKIP (Laporan Kinerja Instansi Pemerintah), Kota Sukabumi masih menyandang penghargaan dari Pemerintah Pusat, sebagai salah satu Kota dan Kabupaten terbaik se Indonesia. Demikian pula halnya dengan predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) RI, Kota Sukabumi masih dapat mempertahankannya dengan baik.

Ditandaskan pula, atas kerja keras semua pihak, pada tahun 2017 Kota Sukabumi mendapatkan berbagai penghargaan, baik dari Pemerintah maupun dari Lembaga Non Pemerintah, dan terakhir mendapatkan Sertifikasi Manajemen Mutu ISO 9001 : 2015, untuk Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Sukabumi, dari PT Tirta Murni Sertifikasi.

Selain itu, juga 3 proyek strategis Pemerintah Pusat yang diusulkan Walikota Sukabumi secara langsung kepada Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, direspon dengan baik dan positif, serta sudah mulai ditindaklanjuti secara kongkrit. Adapun ke 3 proyek strategis tersebut, antara lain Percepatan Pembangunan Jalan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi), yang langsung disambungkan ke Cianjur dan Padalarang, Pembangunan Dobel Track atau Jalur Ganda Kereta Bogor-Sukabumi, yang juga akan disambungkan sampai ke Cianjur, dan Pembangunan Bandara Sukabumi, yang lokasinya tidak terlalu jauh dari Kota Sukabumi, sehingga dapat melayani 3 wilayah, yakni Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi dan Kabupaten Cianjur.