TAHUN 2018 MERUPAKAN TAHUN POLITIK

Reporter : ENDANG SUMARDI

Seperti ditandaskan Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., Tahun 2018 merupakan tahun politik, karena akan dilaksanakan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Serentak di 171 Daerah se Indonesia, yang terdiri dari 17 Propinsi, 39 Kota dan 115 kabupaten, termasuk Propinsi Jawa Barat dan Kota Sukabumi. Ditandaskan pula, untuk Propinsi Jawa Barat dan Kota Sukabumi, masing-masing sudah ada 4 Paslon (Pasangan Calon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Paslon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang mendaftar, dan saat ini sedang dilakukan verifikasi oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum) Propinsi Jawa Barat dan Kota Sukabumi, serta rencananya pada tanggal 12 Pebruari 2018 akan dilakukan penetapan Paslon. Selanjutnya dari tanggal 15 Pebruari 2018 sampai dengan tanggal 23 Juni 2018 masa kampanye, dan puncaknya Pemungutan Suara pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.

Berkaitan dengan hal tersebut, Walikota Sukabumi mengajak kepada seluruh lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi yang sudah memiliki hak pilih tak terkecuali para ASN (Aparatur Sipil Negara), agar dapat berpartisipasi pada pesta demokrasi ini, dengan melakukan pencoblosan pada saatnya, yakni pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang, sesuai dengan hati nurani, aspirasi dan pilihannya masing-masing. Selain itu, seluruh lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi, agar dapat mendalami dan meneliti berbagai program yang ditawarkan oleh para Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Paslon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, sekaligus menyeleksi rekam jejak para Paslon, serta mendalami kapasitas dan integrstas pribadinya.

Namun khusus untuk para ASN, sesuai dengan netralitas birokrasi dilarang menjadi partisan Paslon tertentu, memberikan dukungan dan menggunakan atribut Parpol (Partai Politik) tertentu pada saat kampanye, serta dilarang menjadi Timses (Tim Sukses) bagi para Paslon. Artinya para ASN harus berdlri di atas semua golongan dan Parpol, serta memberikan pelayanan dan fasilitasi bagi terselenggaranya Pilkada yang aman, tertib, nyaman, tenteram dan damai serta Jurdil (Jujur dan Adil). Disamping itu, ASN juga harus tegak berdiri memberikan pelayanan publik yang terbaik, kepada seluruh lapisan warga masyarakat, tanpa membedakan agama, suku dan aliran politik tertentu.

Walikota Sukabumi mengharapkan, Pilkada Serentak kali ini harus disikapi dengan penuh kearifan dan kecerdasan oleh seluruh lapisan warga masyarakat. Atau dengan kata lain, dalam sebuah negara demokratis, momen Pilkada ini harus diterjemahkan sebagai peristiwa biasa serta tidak perlu disikapi secara berlebihan, apalagi yang dapat memecah belah dan merusak kesatuan dan persatuan, yang hingga saat ini relatif sudah terjalin dengan baik. Walikota Sukabumi juga mengharapkan, kesatuan jiwa korsa seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi agar tetap solid, untuk lebih mengedepankan kepentingan warga masyarakat dan masa depan bangsa di atas kepentingan lainnya.