SETIAP KENDARAAN YANG DIPARKIR DI JALUR SEPEDA DI KOTA SUKABUMI AKAN DITILANG

Reporter : ENDANG SUMARDI

Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Abdul Rachman, A.TD. menandaskan, setiap kendaraan yang diparkir di Jalur Sepeda di Kota Sukabumi akan ditilang. Karena jalur tersebut bukan untuk parkir kendaraan, tapi untuk Jalur Sepeda. Maksud dan tujuannya, untuk memfasilitasi sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga masyarakat yang bersepeda.

Berkaitan dengan hal tersebut, Dinas Perhubungan Kota Sukabumi akan segera menerbitkan peraturan untuk mengatur penggunaan jalur tersebut, termasuk menetapkan jadwal bersepeda di Kota Sukabumi, supaya lebih tertib, aman dan nyaman, serta tidak digunakan parkir kendaraan. Selain itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi juga sudah menginstruksikan kepada seluruh aparat Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, agar menindak tegas dan menilang setiap kendaraan yang diparkir di Jalur Sepeda di Kota Sukabumi.

Sementara Kepala Seksi Perlengkapan Jalan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Hadi Purnomo menjelaskan, biaya pembuatan dan pengecatan jalan untuk Jalur Sepeda di Kota Sukabumi mencapai Rp. 138 juta, dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kota Sukabumi Tahun 2017. Adapun panjang jalan untuk jalur tersebut mencapai 4.658 meter, mulai dari Jalan Masjid, Jalan Veteran dan Jalan Suryakencana. Sedangkan biaya pembuatan dan pengecatan marka jalan di Kota Sukabumi, pada tahun 2017 mencapai Rp. 596 juta. Antara lain pembuatan dan pengecatan zebra cros, marka solid, marka putus, marka parkir dan marka dilarang parkir.

Menyinggung program yang akan dilaksanakan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi pada tahun 2018, menurut Kepala Seksi Perlengkapan Jalan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, diantaranya melakukan penataan sepeda, supaya Jalur Sepeda di Kota Sukabumi bisa efektif digunakan oleh warga masyarakat. Sebab dengan bersepeda, dapat meningkatkan kebugaran dan kesehatan warga masyarakat. Disamping itu, juga dapat menekan dan mengurangi polusi udara dan lingkungan di Kota Sukabumi, yang diakibatkan oleh gas buang kendaraan. Dengan demikian, kualitas kebersihan serta kenyamanan dan kesehatan udara dan lingkungan di Kota Sukabumi, bisa dijaga dengan baik dan optimal.

Hal tersebut sesuai dengan Visi Pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2005-2025, yakni Terwujudnya Kota Sukabumi Sebagai Pusat Pelayanan Berkualitas Bidang Pendidikan, Kesehatan dan Perdagangan di Jawa Barat, Berlandaskan Iman dan Taqwa; serta Visi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2013-2018, yakni Dengan Iman dan Taqwa Mewujudkan Pemerintahan Yang Rahmatan Lil Alamin.