KPU KOTA SUKABUMI SEDANG MELAKUKAN COKLIT DATA PEMILIH DI KOTA SUKABUMI

Reporter : ENDANG SUMARDI

KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kota Sukabumi, melalui PPDP (Petugas Pemutahiran Data Pemilih) sedang melakukan Coklit (Pencocokan dan Penelitian) Data Pemilih di Kota Sukabumi. sebagai persipan Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Serentak Tahun 2018, yakni Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2018-2023.

Ketua KPU Kota Sukabumi, Hamzah, S.Ag. mengatakan, untuk hari pertama, proses Coklit Data Pemilih ini, sasaran utamanya sesuai dengan arahan dari KPU RI, yakni kepada Bapaslon (Bakal Pasangan Calon) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, selebritis dan tokoh masyarakat. Untuk itu, Komisioner KPU Kota Sukabumi dibagi tugas untuk memantau proses Coklit Data Pemilih kepada 4 Bapaslon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, yang terdiri dari Bapaslon Mulia (Mulyono-Ima), Bapaslon Dermawan (Dedi R. Wijaya-Hikmat Nuristawan), Bapaslon Faham (Achmad Fahmi-Andri Hamami), dan Bapaslon Ijabah (Insya Alloh Jona Arizona dan Hanafie Zain Barokah).

Dikatakan pula, dalam pemutahiran data pemilih ini, ada beberapa kriteria pemilih, diantaranya pemilih yang sudah terdaftar, tapi kesesuaian nama dan data lainnya perlu diklarifikasi, pemilih yang sudah memilik E-KTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik) atau Suket (Surat Keterangan) KTP tapi belum terdaftar dalam data pemilih, dan penduduk Kota Sukabumi tapi tidak memiliki data kependudukan. Lebih lanjut Ketua KPU Kota Sukabumi mengatakan, khusus untuk penduduk Kota Sukabumi yang tidak memiliki data kependuukan, harus segara membuat dokumen kependudukan ke Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) Kota Sukabumi, supaya memiliki hak pilih.

Sementara Anggota Komisioner Divisi Sosialisasi KPU Kota Sukabumi, Harlan Awaludin Kahar menjelaskan, dalam melakukan Coklit Data Pemilih ini, KPU Kota Sukabumi melibatkan sebanyak 527 orang PPDP se Kota Sukabumi, yang bergerak langsung melakukan Coklit Data Pemilih ke setiap rumah warga masyarakat dengan sistem door to door, serta dalam setiap harinya berhasil mendata sebanyak 15 ribu orang pemilih lebih.

Dijelaskan pula, setiap PPDP dalam melakukan Coklit Data Pemilih ini, bisa secara langsung dimonitor di aplikasi sistem infomasi terpusat secara online se Jawa Barat, serta Kota Sukabumi termasuk kota yang paling leading diantara kota dan kabupaten lainnya di Jawa Barat. Selain itu, kinerja setiap PPDP bisa dipantau langsung dari jarak jauh. Karena pada saat melakukan Coklit Data Pemilih ke setiap rumah warga masyarakat, setiap PPDP diwajibkan harus mengirimkan dokumentasi foto ke aplikasi tersebut. Dengan demikian, setiap PPDP tidak akan ada yang melakukan tulis tonggong dalam melaksanakan Coklit Data Pemilih ini, sebab dapat dilihat secara online dalam aplikasi tersebut, baik pada saat melakukan Coklit maupun pada saat memasukan beberapa data dokumentasi ke dalam aplikasi tersebut.