PEMERINTAH KOTA SUKABUMI MENYELENGGARAKAN PENGAJIAN RUTIN DAN SHOLAT KUSUF GERHANA BULAN

Reporter : ENDANG SUMARDI

Pemerintah Kota Sukabumi, menyelenggarakan Pengajian Rutin dan Sholat Kusuf Gerhana Bulan, tepatnya hari Rabu petang, 31 Januari 2018, di Rumah Dinas Walikota Sukabumi, diawali  Sholat Maghrib Berjamaah, Tadarus Quran dan Penyampaian Tausyiah oleh Pimpinan Pondok Pesantren Ibadurrahman Tegallega Kota Sukabumi, K.H. Fathullah Mansur, Lc., serta Sholat Isya Berjamaah dan Sholat Kusuf Gerhana Bulan. Sedangkan yang bertindak sebagai Imam Sholat Maghrib dan Sholat Isya serta Sholat Kusuf Gerhana Bulan, yakni Imam Besar Masjid Agung Kota Sukabumi, K.H. Ghozali Sanusi.

Kegiatan tersebut diikuti Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., Wakil Walikota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd., Unsur FKPD (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Sukabumi, PLT (Pelaksana Tugas) Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Drs. H. Saleh Makbullah, M.Si., Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kota Sukabumi, para Asisten Daerah Setda Kota Sukabumi, para Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), para Alim Ulama, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Pemuda, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Sukabumi, Wakil Walikota Sukabumi, Unsur FKPD Kota Sukabumi, serta Ketua TP PKK Kota Sukabumi, menyerahkan bantuan sarana keagamaan dari Pemerintah Kota Sukabumi, kepada 7 MD (Madrasah Diniyah) Percontohan dari 7 Kecamatan se Kota Sukabumi, masing-masing sebesar Rp. 10 juta. Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. menjelaskan, diserahkannya bantuan tersebut, merupakan komitmen dan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kota Sukabumi, untuk meningkatkan kesejahteraan dan kepentingan umat, serta untuk kepentingan kehidupan beragama, khususnya di Kota Sukabumi.

Sedangkan dilaksanakannya Sholat Kusuf, yakni sholat yang dilaksanakan pada saat terjadi Gerhana Matahari atau Gerhana Bulan, baik gerhana sebagian maupun gerhana total. Dijelaskannya, sebagian ulama berpendapat, bahwa hukum Sholat Kusuf adalah Sunnah Muakkaddah atau sangat ditekankan. Namun sebagian lagi ulama berpendapat, bahwa hukum Sholat Kusuf adalah wajib. Adapun yang menjadi dasar dilaksanakannya Sholat Kusuf ini, karena Rosululloh sendiri mengerjakan dan memerintahkan kepada seluruh umat Islam, untuk mengerjakan Shalat Kusuf, apabila terjadi Gerhana Matahari atau Gerhana Bulan, dan berdoa kepada Alloh hingga selesai gerhana.