POLDA JABAR AKAN MENINDAK TEGAS SETIAP PELANGGARAN DALAM PILKADA SERENTAK TAHUN 2018 DI KOTA SUKABUMI

Reporter : ENDANG SUMARDI

Kapolda Jabar, Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si. menandaskan, Polda Jabar akan menindak tegas setiap pelanggaran dalam Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Serentak Tahun 2018 di Kota Sukabumi, yakni Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Pilkada Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Periode Tahun 2018-2023, bekerja sama dengan KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu), diantaranya dengan menertibkan dan membubarkan atau tindak pidana Pilkada.

Penandasan Kapolda Jabar tersebut, disampaikan saat menjadi Inspektur Upacara pada Apel Bersama dan Gebyar Deklarasi Damai serta Pembentukan Satgas (Satuan Tugas) Tripatra dan Simulasi Pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2018 di Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 2 Februari 2018, di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi. Adapun Satgas Tripatra Pilkada Serentak Tahun 2018 di Kota Sukabumi ini, terdiri dari Sabhara (Samapta Bhayangkara), Brimob (Brigade Mobil) dan TNI (Tentara Nasional Indonsia).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., Unsur FKPD (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Sukabumi, Dan Yonif 310 Kidang Kancana, Dan Yon Armed 13 Nanggala Kostrad, para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) serta instansi dan lembaga terkait, para Bapaslon (Bakal Pasangan Calon) Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang akan mengikuti Pilkada Kota Sukabumi Tahun 2018, serta para tamu undangan lainnya.

Ditandaskan pula, dilaksanakannya Apel Bersama dan Gebyar Deklarasi Damai serta Pembentukan Satgas Tripatra dan Simulasi Pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2018 di Kota Sukabumi ini, untuk mengecek kesiapan personil dan kelengkapan Polri dan TNI serta instansi terkait lainnya. Adapun maksud dan tujuannya, agar pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2018 khususnya di Kota Sukabumi dan umumnya di Jawa Barat, dapat berjalan aman dan damai serta kondusif dan optimal.

Selain itu juga ditandaskan, waktu Pilkada hanya tinggal 145 hari lagi, tepatnya akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang, dan waktu pelaksanaan tahapan kampanye hanya tinggal 13 hari lagi, tepatnya akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Pebruari 2018 ini sampai dengan pertengahan bulan Juni 2018 mendatang. Untuk itu, Kapolda Jabar mengingatkan, agar pada saat pelaksanaan kampanye tidak mempersoalkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, termasuk Ras, Suku dan Golongan, serta dilarang melakukan berbagai hal yang dilarang dalam peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Disamping itu, juga dilarang menghasut dan memfitnah, serta dilarang mengadu domba dan menggunakan tempat ibadah pada saat melakukan kampanye.