SETIAP KENDARAAN YANG DIPARKIR DI JALUR KHUSUS SEPEDA DI KOTA SUKABUMI BELUM BISA DITINDAK TEGAS

Reporter : ENDANG SUMARDI

Seperti diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Abdul Rachman, A.TD., setiap kendaraan bermotor baik roda empat maupun roda dua yang diparkir di Jalur Khusus Sepeda di Kota Sukabumi belum bisa ditindak tegas. Karena hingga saat ini belum ada payung hukumnya. Berkaitan dengan hal tersebut, untuk sementara pihak Dinas Perhubungan Kota Sukabumi hanya bisa memberi peringatan dan himbauan kepada warga masyarakat, agar tidak memakirkan kendaraannya di Jalur Khusus Sepeda di Kota Sukabumi.

Diungkapkan pula, Dinas Perhubungan Kota Sukabumi akan mengajukan peraturan kepada Pemerintah Kota Sukabumi, tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas di Kota Sukabumi, supaya dapat dijadikan bahan Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Kota Sukabumi, untuk selanjutnya ditetapkan menjadi Perda (Peraturan Daerah) Kota Sukabumi secara definitif, termasuk tentang sanksi setiap kendaraan bermotor yang diparkir di Jalur Khusus Sepeda di Kota Sukabumi.

Selain itu, Dinas Perhubungan Kota Sukabumi juga akan terus berupaya optimal melakukan evaluasi internal tentang efektivitas penggunaan Jalur Khusus Sepeda di Kota Sukabumi, untuk memberikan sekaligus meningkatkan pelayanan serta keamanan dan kenyamanan kepada para pengguna sepeda di Kota Sukabumi. Untuk itu, Jalur Khusus Sepeda di Kota Sukabumi ini, tidak diperbolehkan digunakan oleh kendaraan bermotor, apalagi digunakan tempat parkir. Adapun Jalur Khusus Sepeda di Kota Sukabumi ini, dicat dengan warna hijau dan diberi gambar sepeda di sepanjang jalur tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi menjelaskan, sampai dengan akhir tahun 2017, panjang Jalur Khusus Sepeda di Kota Sukabumi  sudah mencapai 4 kilometer dengan lebar 1 meter, serta menghabiskan anggaran sebesar Rp. 238 juta. Sedangkan jalur khusus tersebut, ada di sepanjang ruas Jalan R. Syamsudin, S.H., Jalan Suryakencana, Jalan Perintis Kemerdekaan, Lapangan Merdeka, Jalan Masjid dan Jalan Veteran II Kota Sukabumi secara tersambung. Dijelaskan pula, apabila keberadaan jalur khusus tersebut dapat memberikan manfaat yang besar kepada warga masyarakat, Dinas Perhubungan Kota Sukabumi akan memperpanjang jalur tersebut ke ruas jalan lainnya di Kota Sukabumi.

Adapun upaya untuk mengoptimalkan penggunaan jalur khusus tersebut, Dinas Perhubungan Kota Sukabumi akan mengundang komunitas sepeda di Kota Sukabumi, untuk mendiskusikan penggunaan jalur tersejut. Dikatakannya, apabila jalur tersebut tidak digunakan selama 24 jam, pada jam-jam lainnya bisa digunakan oleh kendaraan bermotor. Disamping itu, ke depan Dinas Perhubungan Kota Sukabumi akan menjadualkan penggunaan jalur tersebut, yakni minimal tiga hari dalam setiap minggunya, untuk digunakan sepeda. Sedangkan di luar hari yang ditentukan untuk sepeda, bisa digunakan oleh kendaraan bermotor.