KAPOLRES SUKABUMI KOTA MENYELENGGARAKAN KONFERENSI PERS TENTANG ODGJ

Reporter : ENDANG SUMARDI

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro, S.H., S.I.K., M.Si., menyelenggarakan konferensi pers tentang ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), tepatnya hari Selasa, 6 Februari 2018, di Aula Polres Kota Sukabumi. Dilaksanakannya konferensi tersebut, menyusul ditemukan dan ditangkapnya seseorang yang diduga ODGJ, di Pondok Pesantren AL-Islamiyah Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, teoatnya pada hari Senin malam, 5 Februari 2018.

Konferinsi tersebut dihadiri oleh beberapa nara sumber, diantaranya dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kota Sukabumi, Dinas Pol PP (Polisi Pamong Praja) Kota Sukabumi, Dinas Sosial Kota Sukabumi, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, Kelurahan Jayaraksa, Pondok Pesantren AL-Islamiyah dan TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan).

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro, S.H., S.I.K., M.Si., dalam kesempatan tersebut menghimbau kepada seluruh lapisan warga masyarakat di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota, jagar tidak terpancing dan terprovokasi dengan adanya penangkapan ODGJ ini, serta tidak mengaitkannya dengan berita yang ramai saat ini di Medsos (Media Sosial). Untuk itu, seluruh lapisan warga masyarakat agar menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwenang. Hal tersebut juga sejalan dengan pernyataan MUI Kota Sukabumi dan pihak Pondok Pesantren AL-Islamiyah, agar warga masyarakat tetap tenang dan menjaga kondusifitas.

Dijelaskannya, pihak Polres Sukabumi Kota akan senantiasa berupaya optimal melakukan pengawasan terhadap ODGJ yang berkeliaran di jalan-jalan di Kota Sukabumi, serta akan senantiasa melukan koordinasi dengan instansi dan lembaga terkait, untuk melakukan penanganannya. Selain itu, langkah lainnya yang akan dilakukan oleh Polres Sukabumi Kota, yakni menyelenggarakan pertemuan dengan para alim ulama di Kota Sukabumi, agar kondusifitas dan kewaspadaan bisa terus dijaga dan ditingkatkan, Dijelaskan pula, ODGJ yang ditangkap pada senin malam, 5 Februari 2018, kondisi kejiwaannya akan diperiksa dan ditangani oleh tim dari RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi.

Sementara PLT (Pelaksana Tugas) Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi/—Hudi Kodir Wahyu, S.Sos., M.K.M.— menjelaskan/ bahwa Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) Dinas Sosial, yakni melakukan penanganan terhadap PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial), salah satunya psikotik atau ODGJ. Dikatakannya, sejak ditemukannya ODGJ di Kelurahan Jayaraksa, pihak Dinas Sosial sudah berkoordinasi dengan pihak instansi dan lembaga terkait, karena ruang lingkup Dinas Sosial hany melakukan perencanaan pengiriman ODGJ, untuk dirawat dan pemulangan ODGJ kepada keluarga atau yayasan dan panti-panti sosial.

Dalam pada itu, Kepala Dinas Pol PP Kota Sukabumi/ —Yadi Mulyadi, S.STP., M.Si.— menjelaskan/ bahwa Tupoksi Dinas Satpol PP yakni menjaga ketenteraman dan ketertiban umum// Untuk itu/ Dinas Pol PP terus memonitor ODGJ yang sering berkeliaran di jalan-jalan di Kota Sukabumi, serta sering melakukan razia terhadap ODGJ, bahkan memulangkan kepada keluarganya.