DIRJEN P2P KEMENKES RI MELAKUKAN MONEV PENANGGULANGAN DIFTERI DI KOTA SUKABUMI

Reporter : ENDANG SUMARDI

Dirjen P2P (Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) Kemenkes (Kementerian Kesehatan) RI, dr. H. Mohamad Subuh, M.D., MPPM. beserta Tim Monev (Monitoring dan Evaluasi) Penanggulangan KLB (Kejadian Luar Biasa) Difteri Kemenkes RI, melakukan Monev Pelaksanaan Penanggulangan Kasus Difteri di Kota Sukabumi serta di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur.

Adapun kedatangan Dirjen P2P Kemenkes RI beserta tim tersebut, disambut dan diterima secara resmi oleh PLT (Pelaksana Tugas) Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Drs. H. Saleh Makbullah, M.Si., didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, H. Deden Solehudin, S.Ag., M.M., Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr. Hj. Ritanenny Edlien Silyena Mirah, dan Direktur RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi, dr. H. Bahrul Anwar, MKM., tepatnya tanggal 15 Februari 2018, di Ruangan Rapat Dinas Kesehatan Kota Sukabumi.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen P2P Kemenkes RI menjelaskan, pelaksanaan penanganan serta pencegahan dan penanggulangan kasus difteri di Kota Sukabumi, sudah sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur), yakni dengan memberikan imunisasi ulang kepada warga masyarakat. Demikian pula persiapan Rumah Sakit di Kota Sukabumi dalam menangani dan menanggulangi kasus difteri juga sudah baik.

Dijelaskan pula, dilaksanakannya monev ini, karena pada awal tahun 2018, di Kota Sukabumi sempat terjadi 5 kasus difteri yang menerpa warga masyarakat. Namun ke 5 warga masyarakat tersebut sudah kembali sehat dan tidak ada kematian. Hal ini menunjukan, bahwa penanggulangan difteri di Kota Sukabumi sudah baik. Namun kendati Kota Sukabumi sudah baik dalam melaksanakan penanganan dan penanggulangan difteri, tapi Dirjen P2P Kemenkes RI mengharapkan kepada Pemerintah Kota Sukabumi khususnya kepada Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal melakukan berbagai upaya dan tindakan pencegahan difteri di Kota Sukabumi secara terus menerus, termasuk memberi pemahaman dan sosialisasi tentang difteri kepada warga masyarakat. Diharapkan pula, pelaksanaan imunisasi difteri di Kota Sukabumi bisa mencapai 100 persen.

Sementara PLT Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Drs. H. Saleh Makbullah, M.Si., atas nama Kepala Daerah dan Pemerintah Kota Sukabumi, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, apabila dalam penyambutan dan penerimaan kedatangan Tim Monev Penanggulangan KLB Difteri Kemenkes RI di Kota Sukabumi, banyak hal yang kurang berkenan.