JUMLAH E-WARONG DI KOTA SUKABUMI DITAMBAH MENJADI 41 UNIT E-WARONG

Reporter : ENDANG SUMARDI

PLT (Pelaksana Tugas) Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Hudi Kodir Wahyu, S.Sos., M.K.M. menjelaskan, jumlah e-Warong (elektronik Warung Gotong Royong) di Kota Sukabumi, dari yang semula pada tahun 2017 sebanyak 16 unit e-Warong, pada tahun 2018 ini oleh Kemensos (Kementerian Sosial) RI ditambah sebanyak 25 unit e-Warong, sehingga totalnya menjadi 41 unit e-Warong, tersebar di 33 kelurahan dan 7 kecamatan se Kota Sukabumi.

Adapun maksud dan tujuannya, untuk meningkatkan pelayanan dan memudahkan warga masyarakat para KPM (Keluarga Penerima Manfaat) PKH (Program Keluarga Harapan) di Kota Sukabumi, dalam mengambil BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). Karena pada tahun 2017, Kota Sukabumi beserta 73 kota dan kabupaten se Indonesia, dijadikan pilot project atau proyek percontohan untuk menerapkan konversi Raskin (Beras Miskin) atau Rastra (Beras Sejahtera) dengan BPNT.

Dijelaskan pula, sebelumnya setiap e-Warong di Kota Sukabumi, dalam setiap bulannya melayani maksimum 1.000 KPM PKH. Namun dengan adanya penambahan e-Warong ini, setiap e-Warong di Kota Sukabumi dalam setiap bulannya melayani maksimum 300 KPM PKH. Namun untuk ke 25 unit e-Warong tambahan yang didirikan dalam tahun 2018 ini, berbeda dengan 16 e-Warong yang didirikan pada tahun 2017 yang lalu. Sebab ke 16 e-Warong yang didirikan pada tahun 2017 didirikan dari KPM PKH, sehingga para pemiliknya diberi bantuan untuk mendirikan e-Warong oleh Kemensos RI. Sedangkan untuk ke 25 unit e-Warong tambahan yang didirikan dalam tahun 2018 ini, merupakan agen dari salah satu bank BUMN, dan ditunjuk oleh bank tersebut untuk menjadi e-Warong.

PLT Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi mengharapkan, dengan adanya penambahan e-Warong dalam tahun 2018 ini, para KPM PKH di Kota Sukabumi bisa mendapatkan kualitas BPNT, seperti beras, telur, minyak goring, gula pasir dan yang lainnya, sesuai yang diinginkan oleh para KPM PKH. Selain itu, para KPM PKH di Kota Sukabumi, bisa dan terbiasa menabung, karena para KPM PKH di Kota Sukabumi ini diberi rekening bank dan sudah menjadi milik para KPM PKH. Maksud dan tujuannya, supaya kehidupan dan kesejahteraan para KPM PKH di Kota Sukabumi ini ada peningkatan, yakni dari sangat miskin menjadi miskin, serta dari miskin menjadi rawan miskin dan seterusnya. Sebab para KPM PKH di Kota Sukabumi ini diberi KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) Merah Putih, yang dalam setiap bulannya ditransfer uang sebesar Rp. 110 ribu untuk BPNT.