BEBERAPA TITIK WILAYAH DI KOTA SUKABUMI MENGALAMI BENCANA TANAH LONGSOR DAN BANJIR

Reporter : ENDANG SUMARDI

Akibat peningkatan cuaca ekstrem berupa hujan lebat, menyebabkan beberapa titik wilayah di Kota Sukabumi mengalami bencana tanah longsor dan banjir, tepatnya tanggal 7 Maret 2018. Adapun  bencana tanah longsor diantaranya terjadi di wilayah RT 2 RW 8 Kelurahan Limus Nunggal Kecamatan Cibeureum, serta di RT 3 RW 10 Kelurahan Nanggeleng Kecamatan Citamiang, dan di RT 5 RW 13 Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole.

Sedangkan penanganan bencana tersebut langsung ditangani oleh aparat BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Sukabumi, bersama aparat instansi terkait, aparat keamanan, warga masyarakat serta aparat kecamatan dan kelurahan masing-masing. Sementara penanganan lanjutan dilakukan di RT 5 RW 13 Kelurahan Cisarusa, dengan membangun kembali bagian jalan yang terkena longsor.

Kepala Unsur Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Drs. Asep Suhendrawan menjelaskan, menurut BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), fenomena cuaca ekstrem berupa hujan lebat diprediksi terjadi dari mulai tanggal 7 Maret sampai dengan tanggal 10 Maret 2018. Cuaca ekstrem ini teramati melalui kondisi atmosfer saat ini hingga beberapa hari ke depan, yang mengindikasikan peningkatan potensi hujan lebat. Hal tersebut ditandai dan terdeteksi dengan adanya aliran udara basah dari Samudera Hindia ke wilayah Indonesia.

Selain itu juga dijelaskan, bencana yang terjadi di Kota Sukabumi pada bulan Januari 2018 mencapai 15 kejadian bencana, yang terdiri dari 2 kali kejadian bencana tanah longsor, 3 kali gempa bumi, 4 kali angin topan, dan 6 kali cuaca ekstrem. Sementara bencana yang terjadi pada bulan Februari 2018 mencapai 9 kejadian bencana, antara lain 1 kali kejadian bencana tanah longsor, 4 kali gempa bumi, 1 kali cuaca ekstrem, dan 3 kali kebakaran. Sedangkan total kerugian harta benda akibat kejadian bencana tersebut mencapai Rp. 253.125.000,00.

Untuk itu, Kepala Unsur Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, menghimbau kepada segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi terutama yang tinggal di daerah aliran sungai dan daerah perbukitan, agar pada setiap terjadi turun hujan lebat senantiasa waspada dan berhati-hati. Selain itu juga kepada aparat wilayah kecamatan dan kelurahan di Kota Sukabumi, agar senantiasa siap siaga pada saat terjadi cuaca ekstrem, serta apabila terjadi bencana di wilayahnya masing-masing, warga masyarakat dan aparat wilayah bisa langsung menhubungi aparat BPBD Kota Sukabumi, melalui Pesawat Telepon Nomor 222 155 dan 624 4334.