WALI KOTA SUKABUMI MEMIMPIN PEMBACAAN DEKLARASI ANTI HOAX MASYARAKAT KOTA SUKABUMI DAN SEKITARNYA

Reporter : ENDANG SUMARDI

Wali Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., memimpin pembacaan Deklarasi Anti Hoax Masyarakat Kota Sukabumi dan sekitarnya, yang diselenngarakan oleh Polres Sukabumi Kota, tepatnya tanggal 15 Maret 2018, di Halaman Apel Polres Sukabumi Kota. Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Sukabumi menandaskan, seluruh unsur FKPD (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Sukabumi, para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan instansi terkait, termasuk jajaran MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kota Sukabumi, Ormas Islam dan Ormas Nasionalis, Tokoh Masyarakat dan Pemuda, Mahasiswa dan Pelajar serta berbagai elemen warga masyarakat Kota Sukabumi dan sekitarnya, membacakan Deklarasi Anti Hoax, sebagai salah satu wujud nyata memerangi penyebaran hoax, yang saat ini semakin gencar beradar di berbagai media, terutama di Medos (Media Sosial). Karena hoax, saat ini sudah menjadi masalah yang sangat serius, sebab bisa merusak terhadap keutuhan bangsa.

Untuk itu, Wali Kota Sukabumi mengajak kepada segenap elemen warga masyarakat Kota Sukabumi dan sekitarnya, agar jangan mudah terpengaruh dan harus dapat menolak hoax, karena dapat menimbulkan perpecahan masyarakat. Selain itu, juga harus mengklarifikasi terlebih duhulu terhadap setiap pemberitaan yang diterima, sebelum disebarkan kembali di medsos. Maksud dan tujuannya, supaya tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Adapun isi dari Deklarasi Anti Hoax Masyarakat Kota Sukabumi dan sekitarnya ini, antara lain, Kami Masyarakat Kota Sukabumi dan sekitarnya, dengan ini menyatakan, Pertama menolak segala berita bohong atau hoax yang menimbulkan rasa kebencian, permusuhan berlatar belakang suku, agama, ras dan antar golongan, Kedua tidak mudah terpengaruh dengan pemberitaan provokatif yang belum jelas kebenarannya, Ketiga akan mengklarifikasi setiap pemberitaan yang diterima sebelum disebarkan agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat, Keempat mendukung penegakan hukum yang dilakukan untuk melawan pemberitaan hoax dan ujaran kebencian,
dan Kelima bekerja sama dengan seluruh masyarakat untuk memberikan pemahaman agar berinternet secara cerdas, bijak dan bermartabat, dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang kondusif.

Usai memimpin pembacaan Deklarasi Anti Hoax Masyarakat Kota Sukabumi dan sekitarnya, Wali Kota Sukabumi beserta unsur FKPD Kota Sukabumi, para Kepala OPD dan instansi terkait, jajaran MUI Kota Sukabumi, Ormas Islam dan Ormas Nasionalis, Tokoh Masyarakat dan Pemuda, Mahasiswa dan Pelajar serta berbagai elemen warga masyarakat Kota Sukabumi dan sekitarnya, menandatangani Deklarasi Anti Hoax. Disamping itu, juga secara bersama-sama melepaskan balon warna merah dan putih, sebagai lambang kecintaan terhadap bangsa dan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), serta Pancasila, UUD (Undang-Undang Dasar) 1945, dan Bhineka Tunggal Ika.