SELURUH ASN AGAR MENJAGA NETRALITAS DALAM PILKADA SERENTAK TAHUN 2018

Reporter : ENDANG SUMARDI

Wali Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. menginstruksikan kepada seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar senantiasa berupaya optimal menjaga netralitas dalam Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Serentak Tahun 2018, yakni Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Periode Tahun 2013-2018. Karena pada saat ini, masih berlangsung masa kampanye Pilkada tersebut, tepatnya hingga tanggal 23 Juni 2018 mendatang.

Untuk itu, sikap netral seluruh ASN harus diwujudkan, sekaligus memberi pelayanan secara adil dan seimbang, serta harus benar-benar menjaga sikap yang rawan dipersepsikan oleh sebagian orang, sebagai bentuk dukungan kepada Paslon (Pasangan Calon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi tertentu, seperti memberi like atau emotikon jempol pada postingan Paslon di Medsos (Media Sosial), berfoto dengan Paslon dengan mengangkat jumlah jari tangan sesuai dengan nomor urut Paslon dan yang lainnya. Pendek kata, seluruh ASN harus sebisa mungkin menghindari berbagai kegiatan yang berpotensi disalahartikan oleh sebagian orang, sebagai dukungan terhadap Paslon tertentu.

Ditandaskannya, apabila ada ASN yang melanggar aturan tersebut, akan diberhentikan sementara. Hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, yakni Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu)  memiliki kewenangan untuk melaporkan adanya dugaan pelanggaran netralitas oleh ASN, kepada KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) serta KemenPAN RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) dan Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri), untuk diberhentikan sementara.

Instruksi Wali Kota Sukabumi tersebut, disampaikan oleh PLT (Pelaksana Tugas) Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Drs. H. Saleh Makbullah, M.Si., saat memberi sambutan pada Upacara Pengibaran Bendera Negara Sang Merah Putih Hari Kesadaran Nasional Tingkat Kota Sukabumi, hari Senin pagi, 19 Maret 2018, di Halaman Apel Setda Kota Sukabumi.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi menjelaskan, hingga saat ini tidak ditemukan ada pelanggaran Pilkada, khususnya yang berhubungan dengan ketidaknetralan ASN di Kota Sukabumi. Selain itu, Wali Kota Sukabumi juga menginstruksikan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, pada saat pelaksanaan pemungutan suara Pilkada tersebut, yakni pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang, supaya dapat menggunakan hak pilihnya, sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku serta pilihannya masing-masing.