DEKLARASI UNIVERSAL HEALTH COVERAGE WARNAI PERINGATAN HARI JADI KE-104 TAHUN KOTA SUKABUMI

Reporter : Tim Liputan

Bertepatan dengan puncak peringatan 104 tahun Hari Jadi Kota Sukabumi, Minggu, 1 April 2018, BPJS Kesehatan bersama Pemerintah Kota Sukabumi  menggelar deklarasi penetapan Universal Health Coverage (UHC), di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi. Acara Deklarasi ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan, Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, SH., MM., Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Barat, Kepala BKPP Wilayah I Jawa Barat, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Unsur Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Sukabumi, dan undangan lainnya.

Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan, dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional melalui perluasan kepesertaan JKN di Kota Sukabumi.

Sesuai dengan Undang-Undang no. 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) seiring peta jalan program JKN-KIS pada 1 Januari 2019 seluruh penduduk Indonesia diharapkan sudah terdaftar dalam cakupan JKN-KIS atau cakupan Semesta Jaminan Kesehatan Universal Health Coverage (UHC).

Sementara itu, Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, SH., MM., mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi dari Instruksi Presiden no. 8 Tahun 2017 tentang Optimalisasi pelaksanaan program jaminan kesehatan nasional dan sebagai bentuk peran pemerintah daerah dalam mewujudkan Universal Health Coverage dengan target seluruh penduduk Kota Sukabumi dapat memiliki jaminan kesehatan.

Universal Health Coverage adalah wujud komitmen bersama untuk menyukseskan program JKN-KIS sebagai salah satu program strategis pemerintah sekaligus sebagai bentuk ketaatan kita terhadap Undang-Undang. Seperti dikatakan Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Barat, Mohammad Edison, bahwa pihaknya mengapresiasi langkah Pemkot Sukabumi dalam memberikan dukungan terhadap implementasi program jaminan kesehatan di Indonesia. Ditambahkannya, Kota Sukabumi menjadi kota ketiga yang mendeklarasikan UHC di wilayah Jawa Barat setelah Kota Cirebon dan Kota Bandung.

Berdasarkan data, jumlah kepesertaan program JKN-KIS di Kota Sukabumi hingga 1 April 2018 sebanyak 317.657 jiwa atau mencapai 95,38% dari jumlah penduduk Kota Sukabumi.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, C. Falah Rakhmatiana, menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan program jaminan kesehatan di Kota Sukabumi tentu tidak terlepas dari peran pemerintah kota Sukabumi khususnya dalam peningkatan kualitas dan layanan di fasilitas kesehatan setempat.

“Dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan stakeholders lainnya mengenai ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam penyelenggaraan JKN-KIS seperti jumlah kepesertaan sesuai dengan perjanjian kerjasama, ketentuan masa berlaku kepesertaan, ketentuan jaminan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan serta ketentuan pembayaran iuran,” tambahnya.

Deklarasi  Universal Health Coverage (UHC) di Kota Sukabumi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah lainnya dalam peningkatan pelaksanaan program JKN-KIS.