RENCANA PENGGABUNGAN 4 TRAYEK ANGKOT DI KOTA SUKABUMI UNTUK SEMENTARA DITUNDA

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Abdul Rachman, A.TD. menandaskan, rencana Penggabungan 4 Trayek Angkot (Angkutan Kota) di Kota Sukabumi untuk sementara ditunda, hingga selesai Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Serentak Tahun 2018, yakni Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Periode Tahun 2018-2023. Karena apabila dilakukan pada saat proses tahapan pelaksanaan Pilkada, sangat riskan untuk mengambil dan menerapkan suatu kebijakan.

Adapun maksud dan tujuan rencana akan digabungkannya ke 4 Trayek Angkot di Kota Sukabumi ini, diantaranya untuk mendongkrak sekaligus meningkatkan volume penumpang Terminal Bus Tipe A K.H. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi, tepatnya di Jalan Lingkar Selatan Kota Sukabumi. Sedangkan ke 4 Trayek Angkot di Kota Sukabumi yang akan digabungkan tersebut, yakni Angkot 14 Trayek Bhayangkara digabungkan dengan Angkot 20 Trayek Balandongan, serta Angkot 15 Trayek Bhayangkara digabungkan dengan Angkot 03B Trayek Lembursitu.

Dikatakannya, rencana akan digabungkannya ke 4 Trayek Angkot di Kota Sukabumi tersebut, untuk meningkatkan pelayanan dan mempermudah akses warga masyarakat khususnya para penumpang Angkot, dari wilayah utara dan selatan Kota Sukabumi menuju Terminal Bus Tipe A K.H. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi. Dikatakan pula, rencana akan digabungkannya ke 4 Trayek Angkot di Kota Sukabumi tersebut harus direalisasikan. Sebab apabila tidak direalisasikan, warga masyarakat dari wilayah utara Kota Sukabumi yang akan menuju tersebut harus 2 kali naik Angkot. Tapi apabila rencana tersebut sudah direalisasikan, warga masyarakat yang akan menuju terminal tersebut hanya 1 kali naik Angkot.

Lebih jauh Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi mengatakan, hingga saat ini operasional Terminal Bus Tipe A K.H. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi masih belum optimal, karena masih ada kendala, diantaranya akses Angkot yang menuju langsung ke terminal tersebut. Selain itu juga dikatakan, kendati sudah ada Trayek Angkot yang menuju terminal tersebut, tapi perlu dilakukan evaluasi kembali, supaya bisa mendukung terhadap keberadaan terminal tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi menjelaskan, akibat masih sedikitnya akses Angkot yang menuju Terminal Bus Tipe A K.H. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi, jumlah penumpang di terminal tersebut hingga saat ini masih belum ada peningkatan yang signifikan. Untuk itu, setelah selesai Pilkada Serentak Tahun 2018, pihak Dinas Perhubungan Kota Sukabumi akan segera melakukan sosialisasi kembali kepada semua pihak terkait, tentang Rencana Penggabungan ke 4 Trayek Angkot tersebut.