WALIKOTA SUKABUMI DUKUNG PEMANFAATAN TEKNOLOGI MOBILE JKN

Reporter : Ratna Nurseha

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi dimanapun dan kapanpun. Banyaknya pilihan sarana komunikasi diikuti oleh perkembangan berbagai inovasi dalam pelayanan publik sehingga memudahkan masyarakat untuk mendapat informasi yang dibutuhkan.

Berbagai kemajuan teknologi dan perkembangan inovasi layanan publik ini direspon secara positif oleh BPJS Kesehatan dengan meluncurkan layanan Mobile JKN. Mobile JKN hadir untuk memberikan kemudahan informasi dan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) bagi para pesertanya. Aplikasi ini menghadirkan informasi dan akses yang cepat, tepat dan mudah hanya lewat gadget dalam genggaman.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, C. Falah Rakhmatiana saat bertemu Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, SH., MM., di Rumah Dinas Walikota, jalan Siliwangi, beberapa waktu lalu, menjelaskan perihal Aplikasi Mobile  JKN ini. Menurutnya, Mobile JKN adalah aplikasi yang dapat dimanfaatkan oleh peserta JKN-KIS untuk mendapatkan informasi dengan mudah dan praktis terkait kepesertaannya. Seperti status kepesertaan, informasi pembayaran JKN-KIS, mengecek validasi kartu, perubahan data peserta,  fasilitas kesehatan tingkat pertama dan lain-lain. Aplikasi Mobile JKN sudah dapat diunduh melalui Google Play Store.

Walikota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, SH., MM., selaku kepala daerah sangat mengapresiasi hadirnya Mobile JKN ini. Menurutnya, pemanfaatan perkembangan teknologi dalam mendukung layanan publik akan mempermudah dan membantu masyarakat secara cepat karena Mobile JKN ini praktis dan mudah digunakan.

“Fitur-fitur informasi dan layanan yang ada, dapat dimanfaatkan oleh peserta. Seperti KIS Digital, sangat membantu jika peserta memerlukan pelayanan di fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Salah satu fitur yang menarik perhatian Walikota adalah fitur Screening Kesehatan. Dikatakannya, fitur ini sangat bagus dan sangat membantu peserta JKN-KIS untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka. Walikota berharap, ke depan aplikasi ini dapat terus dikembangkan dengan berbagai inovasi dalam memberikan kemudahan pelayanan yang mendukung pelaksanaan Program JKN-KIS. Terlebih saat ini Kota Sukabumi tercatat sebagai salah satu kota yang telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) dengan tingkat kepesertaan JKN-KIS lebih dari 95% dari jumlah penduduk.