KERUGIAN BENCANA DI KOTA SUKABUMI BERTAMBAH MENJADI RP. 292 JUTA

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Sukabumi, Akhmad Zulkarnain, S.E. mengungkapkan, kerugian bencana di Kota Sukabumi akibat dilanda hujan lebat dan angin kencang tepatnya pada tanggal 4 April 2018 yang lalu, bertambah menjadi Rp. 292 juta, dari sebelumnya sebesar Rp. 230 juta. Bertambahnya kerugian tersebut, sesuai dengan data bencana yang mengalami penambahan di sejumlah titik.

Adapun kejadian bencana tersebut khususnya bencana pohon tumbang, terjadi di 17 titik ruas jalan di Kota Sukabumi. Diantaranya di Jalan Veteran II, Jalan A. Yani, Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Brawijaya, Jalan Kabandungan, Jalan Suryakencana, Jalan Rumah Sakit Bunut, Jalan Siliwangi, Jalan R. Syamsudin, S.H., Jalan R.E. Martadinata dan Jalan Tipar. Sedangkan berdasarkan hasil pendataan dan laporan baru yang masuk ke BPBD Kota Sukabumi, jumlah titik bencana di Kota Sukabumi akibat hujan lebat dan angin kencang tersebut bertambah sebanyak 11 titik. Antara lain di Jalan R. Syamsudin, S.H., Jalan Siliwangi, Jalan R.E. Martadinata, Jalan Bhayangkara, Taman Kota Alun-Alun, Taman Kota Lapangan Merdeka, Ramayana dan Perumahan Nanggeleng. Dengan demikian, jumlah titik bencana di Kota Sukabumi akibat hujan lebat dan angin kencang tersebut menjadi 28 titik.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi mengatakan, hingga saat ini pihak BPBD Kota Sukabumi terus melakukan pemantauan dan pendataan ke lapangan serta menunggu laporan dari warga masyarakat termasuk dari aparat instansi dan lembaga terkait lainnya, khususnya mengenai dampak akibat bencana tersebut. Dikatakan pula, selain melakukan pemantauan dan pendataan ke lapangan, pihak BPBD Kota Sukabumi juga memberikan bantuan kepada  warga masyarakat yang menjadi korban akibat bencana tersebut. Diantaranya memberikan bantuan terpal kepada warga masyarakat yang atap rumahnya rusak.

Disamping itu juga dikatakan, dalam menghadapi musim hujan tahun 2018, Pemerintah Kota Sukabumi sudah menetapkan status siap siaga bencana, yakni dari awal bulan Januari 2018 sampai dengan bulan Mei 2018 mendatang, dari mulai bencana kebakaran, tanah longsor, banjir dan yang lainnya. Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi menghimbau kepada segenap lapisan warga masyarakat termasuk kepada para pengemudi kendaraan di Kota Sukabumi, apabila terjadi hujan lebat dan angin kencang, agar tidak berteduh di bawah pohon dan mencari tempat yang lebih aman. Maksud dan tujuannya, untuk menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan oleh semua pihak, seperti pohon tumbang dan sebagainya.