SATPOL PP KOTA SUKABUMI SECARA RUTIN MELAKSANAKAN OPERASI YUSTISI PENERTIBAN MIHOL

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Kota Sukabumi, secara rutin melaksanakan Operasi Yustisi Penertiban Mihol (Minuman Beralkohol) di Kota Sukabumi. Kepala Bidang Gakda dan SDA (Penegakan Peraturan Daerah dan Sumber Daya Aparatur) Satpol PP Kota Sukabumi, Sudrajat, S.H. menandaskan, dilaksanakannya operasi tersebut, sebagai salah satu upaya dan keseriusan Pemerintah Kota Sukabumi dalam menegakan Perda (Peraturan Daerah) Kota Sukabumi Nomor 13 Tahun 2015 tentang Larangan Mihol. Selain itu, juga untuk menekan peredaran Mihol di Kota Sukabumi.

Ditandaskan pula, dalam operasi yang baru-baru ini dilaksanakan, Satpol PP Kota Sukabumi berhasil menyita sedikitnya 6 botol Mihol jenis Intisari dari Warung Jamu yang berlokasi di Jalan Gudang. Selain itu juga ditandaskan, operasi tersebut akan terus dilaksanakan secara rutin. Karena hingga saat ini, diprediksi masih ada penjual Mihol di Kota Sukabumi.

Untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan operasi tersebut, Kepala Bidang Gakda dan SDA Satpol PP Kota Sukabumi memohon dukungan dan bantuan dari seluruh elemen warga masyarakat Kota Sukabumi, serta apabila mengetahui ada yang menjual Mihol di wilayahnya, agar segera dilaporkan kepada aparat yang berwajib terdekat, untuk secepatnya ditindaklanjuti dan ditangani, sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

Kepala Bidang Gakda dan SDA Satpol PP Kota Sukabumi mengatakan, pihaknya akan senantiasa berupaya optimal membersihkan wilayah Kota Sukabumi dari peredaran Mihol. Maksud dan tujuannya, untuk mengantisipasi adanya korban jiwa, seperti yang terjadi di daerah lain hingga memakan korban puluhan orang. Selain itu, pihaknya tidak akan segan-segan menindak tegas kepada para pengedar dan penjual serta pengonsumsi Mihol di Kota Sukabumi.

Adapun sanksi bagi setiap pengedar dan penjual Mihol di Kota Sukabumi, yakni kurungan selama 6 bulan penjara dan denda sebesar Rp. 50 juta. Sedangkan bagi setiap pengonsumsi Mihol, yakni kurungan selama 3 bulan penjara dan denda sebesar Rp. 25 juta. Untuk itu,  bagi setiap pengedar dan penjual serta pengonsumsi Mihol di Kota Sukabumi yang tertangkap dalam operasi tersebut, akan langsung ditindaklanjuti dan diproses.

Dikatakannya, tindakan tegas tersebut diberlakukan, setelah pihaknya terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada segenap lapisan warga masyarakat Kota Sukabumi. Kepala Bidang Gakda dan SDA Satpol PP Kota Sukabumi mengharapkan, dengan diberlakukannya peraturan tersebut, dapat memberikan efek jera kepada pengedar dan penjual serta pengonsumsi Mihol di Kota Sukabumi.