JUMLAH WARGA MASYARAKAT YANG MEMBUAT KARTU AK-1 MENCAPAI 1.008 ORANG

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Jumlah warga masyarakat Kota Sukabumi yang membuat Kartu Kuning Tanda Pencari Kerja atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kartu AK-1 ke Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, pada Triwulan Pertama Tahun 2018 mencapai 1.008 orang. Jumlah tersebut, menurut Kepala Seksi Penempatan Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, Mohamad Sini, S.IP., M.M., mengalami peningkatan secara signifikan, apabila dibandingkan dengan Triwulan Pertama Tahun 2017 yang lalu. Karena pada Triwulan Pertama Tahun 2017, jumlah pembuat Kartu AK-1 ini hanya mencapai 984 orang.

Dijelaskannya, dari jumlah sebanyak 1.008 orang pembuat Kartu AK-1 ini, terdiri dari 508 orang laki-laki dan 500 orang perempuan. Sedangkan jenjang pendidikan pembuat kartu tersebut, antara lain SD sederajat sebanyak 25 orang, SMP sederajat sebanyak 184 orang, SMA sederajat sebanyak 637 orang, Diploma I, II dan III sebanyak 60 orang, dan Sarjana sebanyak 102 orang.

Dijelaskan pula, adanya peningkatan jumlah pembuat Kartu AK-1 ini, diakibatkan oleh kondisi dan pengaruh nasional. Sebab pada tahun 2018 ini, Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi tidak hanya melayani  pembuat Kartu AK-1 dari Kota Sukabumi saja, akan tetapi juga melayani pembuat Kartu AK-1 dari Kabupaten Sukabumi. Selain itu, juga dipengaruhi oleh jumlah lulusan dan lapangan pekerjaan.

Kepala Seksi Penempatan Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi mengungkapkan, dari jumlah sebanyak 1.008 orang pembuat Kartu AK-1 ini, sebanyak 510 orang atau sebanyak 50,60 persen sudah ditempatkan, dan sebanyak 498 orang atau sebanyak 49,40 persen belum ditempatkan. Adapun target penempatan para pencari kerja di Kota Sukabumi, dalam setiap tahunnya ditetapkan sebanyak 5.000 orang. Dikatakannya, target penempatan pencari kerja tersebut, untuk tahun 2018 optimis dapat dicapai, bahkan bisa melebihi target seperti pada tahun 2017 yang lalu, yakni mencapai 5.107 orang atau mencapai 102,14 persen.

Dikatakan pula, jumlah membuat Kartu AK-1 di Kota Sukabumi, diperkirakan akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan, setelah kelulusan sekolah tahun 2018 atau setelah Hari Raya Idul Fitri Tahun 1439 Hijriyah. Sedangkan lowongan pekerjaan yang paling banyak dibutuhkan dalam setiap tahunnya, yakni untuk buruh pabrik. Sementara lowongan pekerjaan yang paling banyak dan paling sering ditanyakan oleh para pancari kerja, yakni lowongan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil), dan jumlahnya hingga saat ini sudah mencapai 33 orang.