PROGRAM KB DI KOTA SUKABUMI SENANTIASA MENGALAMI PENINGKATAN YANG CUKUP SIGNIFIKAN

Reporter / Redatur : ENDANG SUMARDI

Wali Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., secara resmi membuka Raker (Rapat Kerja) Program KKB-PK (Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga) Tahun 2018, yang diselenggarakan oleh Disdalduk, KB, P3A dan PM (Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat) Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 16 April 2018, di Hotel Tamansari Sukabumi.

Dalam sambutannya Wali Kota Sukabumi mengharapkan, dengan mengangkat isu Kampung KB, dapat membangun komitmen dan kemitraan yang kuat, untuk mewujudkan sinergitas dalam mendukung penguatan dan pengembangan Kampung KB di Kota Sukabumi. Dengan demikian, berbagai hal yang menjadi esensi dari Kampung KB sebagai salah satu inovasi strategis dalam mengimplementasikan dan memutus stagnasi Pencapaian Program KKB-PK di Kota Sukabumi dapat terwujud dengan baik dan berjalan lancar. Diharapkan pula, kegiatan ini dapat lebih memperkuat sinergitas, khususnya  dalam penganggaran dan pengembangan Kampung KB, sehingga upaya membangun SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas dan berkarakter khususnya di Kota Sukabumi dan umumnya di Jawa Barat dapat terwujud dengan baik pula.

Sementara Kepala Perwakilan BKKBN (Badan Kordinasi Keluarga Berencana Nasional) Provinsi Jawa Barat, Drs. S. Teguh Santoso, M.Pd. menjelaskan, Program KB di Kota Sukabumi senantiasa mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Keberhasilan tersebut melebihi skala Provinsi Jawa Barat bahkan hingga Tingkat Nasional, yakni mencapai sekitar 68 persen. Sedangkan pencapaian dari seluruh wilayah di Provinsi Jawa Barat hanya 63 persen.

Diharapkannya,  keberhasilan tersebut agar dijadikan motivasi oleh seluruh jajaran Disdalduk, KB, P3A dan PM Kota Sukabumi, untuk lebih meningkatkan Program KB di Kota Sukabumi, supaya bisa melebihi keberhasilan Program KB yang sudah dicapai Disdalduk, KB, P3A dan PM Kota Sukabumi saat ini. Maksud dan tujuannya, supaya balita dan ibu di Kota Sukabumi bisa lebih sehat lagi. Selain itu, Kota Sukabumi memiliki 8,7 persen penduduk Lansia (Lanjut Usia). Untuk itu, penyehatan untuk lansia dengan program kampung KB harus lebih diutamakan dan ditingkatkan lagi, sebagai salah satu upaya dan bentuk pengendalian penduduk di Kota Sukabumi.

Dalam pada itu, Kepala Disdalduk, KB, P3A dan PM Kota Sukabumi, Dra. Hj. Lilis Astri Suryanita, M.M. menjelaskan, Raker Kampung KB Tahun 2018 ini, merupakan penjabaran langkah-langkah implementasi, serta monitoring dan evaluasi kegiatan, yang akan dilaksanakan di setiap Kampung KB di Kota Sukabumi. Sedangkan maksud dan tujuan dibentuknya Kampung KB di Kota Sukabumi ini, yakni untuk meningkatkan kualitas hidup warga masyarakat khususna di setiap Kampung KB di Kota Sukabumi, sesuai dengan program KKB-PK serta pembangunan sektor-sektor lainnya, dalam rangka upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas, yang tersebar di 7 kecamatan se Kota Sukabumi.

Untuk itu, Disdalduk, KB, P3A dan PM Kota Sukabumi menargetkan dalam tahun 2018 ini akan membentuk 7 Kampung KB baru di Kota Sukabumi. Sedangkan pada tahun sebelumnya, Disdalduk, KB, P3A dan PM Kota Sukabumi sudah membentuk 7 Kampung KB di setiap kecamatan di Kota Sukabumi dan satu Kampung KB sebagai Pilot Project atau Proyek Percontohan. Berkaitan dengan hal tersebut, Disdalduk, KB, P3A dan PM Kota Sukabumi dalam setiap tahunna akan membentuk 7 Kampung KB, sehingga di setiap kelurahan di Kota Sukabumi ada Kampung KB.

Dijelaskan pula, keberhasilan membentuk Kampung KB di Kota Sukabumi ini, berkat adanya dukungan dari semua pihak, yakni dari Pemerintah Kota Sukabumi, alim ulama, tokoh masyarakat, wanita dan pemuda, serta aparatur pemerintah setempat. Selain itu juga dijelaskan, Program Kampung KB ini didanai dari DAK (Dana Alokasi Khusus). Untuk itu, kedepannya diharapkan ada dana tambahan dari APBD Kota Sukabumi, supaya Program Kampung KB di Kota Sukabumi bisa lebih maksimal lagi.