LAHAN BEKAS TERMINAL BUS SUDIRMAN KOTA SUKABUMI MENURUT RENCANA AKAN DIJADIKAN HUTAN KOTA

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Kepala Seksi Penataan RTH (Ruang Terbuka Hijau) DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Sukabumi, Fajar Rahmansyah, S.T. mengungkapkan, lahan bekas Terminal Bus Sudirman Kota Sukabumi, tepatnya yang berlokasi di wilayah Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, menurut rencana akan dijadikan Hutan Kota atau RTH.

Diungkapkan pula, rencana tersebut sudah tertuang dalam RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Kota Sukabumi sejak 5 tahun yang lalu. Namun untuk mewujudkan rencana tersebut, saat ini sedang dilakukan proses pengkajian layak atau tidaknya dijadikan Hutan Kota atau RTH. Selain itu, sampai saat ini DED (Detail Engineering Design) rencana tersebut belum dibuat. Dikatakannya, apabila dalam pengkajian layak dijadikan Hutan Kota atau RTH, pembuatan DED-nya akan selesai pada tahun 2019 mendatang, dan apabila DED-nya sudah selesai dibuat, pihak DLH Kota Sukabumi akan mengajukan anggaran kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menyinggung Hutan atau Taman Kota yang ada di Kota Sukabumi, menurut Kepala Seksi Penataan RTH DLH Kota Sukabumi, saat ini berjumlah 8 Taman Tematik. Tapi dari jumlah taman tersebut ada 2 taman yang rusak, akibat dilanda hujan lebat dan angin kencang pada tanggal 4 April 2018 yang lalu. Dijelaskannya, ke 2 taman tersebut harus segera diperbaiki, supaya dapat segera dimanfaatkan kembali oleh warga masyarakat Kota Sukabumi.

Sedangkan untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan dalam memperbaiki ke 2 taman tersebut, pihaknya sudah mengajukan anggaran kepada Pemerintah Kota Sukabumi sebesar Rp. 100 juta. Selain itu juga dijelaskan, pengajuan anggaran kepada Pemerintah Kota Sukabumi untuk memperbaiki ke 2 taman yang rusak tersebut, karena anggaran untuk memperbaiki taman, pada tahun 2018 ini belum ada. Sedangkan pada tahun 2017 yang lalu, anggaran untuk memperbaiki taman ini mencapai Rp. 500 juta.

Adapun fungsi RTH atau Taman Kota, seperti dikatakan Kepala Seksi Penataan RTH DLH Kota Sukabumi, diantaranya sebagai paru-paru kota, untuk menyerap kadar karbon dioksida atau CO2, menambah oksigen, menurunkan suhu dengan keteduhan dan kesejukan tanaman, menjadi area resapan air, serta meredam kebisingan. Disamping itu juga untuk memperindah kota, menjaga kelestarian lingkungan, serta warga masyarakat khususnya anak-anak mendapat ruang untuk bermain, olah raga, jalan kaki dan aktivitas lainnya.