SELURUH PRODUSEN PRODUK PANGAN BERBAHAN DASAR HEWAN DI KOTA SUKABUMI WAJIB MEMILIKI NKV

Reporter / Redaktur : ENDANG SUMARDI

Seluruh produsen produk pangan berbahan dasar hewan di Kota Sukabumi, wajib memiliki NKV (Nomor Kontrol Veteriner). Karena nomor tersebut, seperti dikatakan Sekretaris DKP3 (Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan) Kota Sukabumi, drh. Ate Rahmat, M.Si., sangat penting dimiliki oleh para produsen produk pangan berbahan dasar hewan di Kota Sukabumi, untuk menjamin kualitas pangan hasil olahan dan bahan dasar hewan, serta untuk meningkatkan kepercayaaan para konsumen terhadap produk yang dipasarkannya.

Selain itu juga dikatakan, NKV merupakan salah satu jaminan, bahwa suatu hewan yang akan dipotong sudah memenuhi beberapa syarat pemotongan yang baik dan benar, seperti ante mortem atau data-data fisik hewan sebelum dipotong, termasuk pemeriksaan kesehatan daging dan jeroannya, sebelum diedarkan kepada masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut, seluruh produsen produk pangan berbahan dasar hewan di Kota Sukabumi, sudah selayaknya dan wajib memiliki NKV. Karena Kota Sukabumi banyak memiliki produsen produk pangan berbahan dasar hewan.

Dijelaskan pula, untuk mewujudkan hal tersebut, DKP3 Kota Sukabumi senantiasa berupaya optimal dan secara rutin menyelengarakan penyuluhan produk PAH HAUS (Pangan Asal Hewan yang Halal, Aman, Utuh dan Sehat), bagi para pelaku usaha produk pangan asal hewan serta SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan instansi terkait di Kota Sukabumi, dengan para nara sumber yang akhi dalam bidang tersebut.

Disamping itu, Sekretaris DKP3 Kota Sukabumi juga mengingatkan kepada para pengusaha RPH (Rumah Potong Hewan) di Kota Sukabumi, agar senantiasa mengedepankan kebersihan atau higienis, serta tidak boleh memotong dan mengiris daging hewan di lantai, termasuk membersihkan daging dan jeroan hewan menggunakan air kotor. Sebab hal tersebut, secara nasional tidak perbolehkan.

Untuk itu, pihaknya akan senantiasa berupaya optimal melakukan pembinaan kepada para pengusahan RPH di Kota Sukabumi, termasuk kepada para kelompok ternak, sesuai dengan anjuran dari Direktorat Jenderal Peternakan Kementerian Pertanian RI. Maksud dan tujuannya, supaya para pengusaha RPH di Kota Sukabumi, senantiasa memperhatikan kebersihan, serta tidak memotong dan mengiris daging hewan di lantai, termasuk membersihkan daging dan jeroan hewan menggunakan air kotor, tapi harus senantiasa menggunakan air bersih.